Penyandang Disabilitas Banyuwangi Dilatih Beragam Keterampilan Terapan

Ardian Fanani - detikNews
Kamis, 16 Sep 2021 19:09 WIB
Penyandang Disabilitas Banyuwangi Dilatih Beragam Keterampilan Terapan
Bupati Ipuk bertemu disabilitas (Foto: Ardian Fanani/detikcom)

Kabid Pelayanan Dan Rehabilitasi Sosial Dinsos Jatim Sugiyono menjelaskan, program ini mendorong terbentuknya kampung inklusi, sebuah program rehabilitasi sosial berbasis kelompok bagi penyandang disabilitas. Kampung ini menyediakan layanan khusus untuk penyandang disabilitas. Salah satunya melalui pelatihan yang digelar beberapa hari dengan melibatkan 35 penyandang disabilitas.

"Kita bekali para penyandang disabilitas dengan berbagai keterampilan agar mereka lebih berdaya dan mandiri secara ekonomi," ujar Sugiyono.

Untuk mendukung terwujudnya kampung inklusi di Banyuwangi, Dinsos jatim membentuk Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), salah satunya KSM Sekar Wangi di Kecamatan Muncar, Banyuwangi.

"Karya para disabilitas ini bisa dibeli. Caranya, langsung menghubungi Ketua KSM Sekar Wangi di nomor 085258278399," ujar Sugiyono.

Sementara itu, Bupati Ipuk mengatakan akan terus mendorong berbagai pelatihan bagi para disabilitas. Bahkan, pihaknya berinisiatif akan membuka ruang pamer dan promosi bagi karya para disabilitas Banywuangi.

"Tadi saya dengar dari Dinsos bahwa antusias disabilitas yang mengikuti pelatihan ini sangat tinggi. Tidak hanya yang di sekitar Muncar, namun dari kecamatan lain yang mendengar ada pelatihan ini turut mendaftar. Kami akan terus mendorong Dinsos untuk berbuat hal yang sama, termasuk mendampingi pemasaran produk mereka" kata Ipuk.

Selain itu, Bupati Ipuk juga akan memfasilitasi program pelatihan bersama Balai Latihan Kerja (BLK) Banyuwangi.

"Kami akan upayakan untuk berkolaborasi bersama BLK. Sehingga teman-teman disabilitas ini bisa punya skill yang baik untuk bekal mereka membuka usaha. Kami ingin para disabilitas di Banyuwangi bisa produktif dan sejahtera. Terima kasih atas dukungan dari Gubernur Jatim Ibu Khofifah dalam program ini," pungkas Ipuk.


(fat/fat)