Round-up

Saat Istri dan Tetangga Korban Tewas Jadi Tersangka Ledakan di Pasuruan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 16 Sep 2021 08:44 WIB
Dua rumah di Kabupaten Pasuruan yang hancur akibat ledakan, merupakan tempat produksi bondet. Sehari, para tersangka mampu memproduksi 2.000 detonator.
Jumpa pers di Polres Pasuruan Kota/Foto: Muhajir Arifin/detikcom

Labfor Polda Jatim merilis temuan dari lokasi ledakan keras yang menewaskan dua orang di Pasuruan. Bahan peledak yang ditemukan masih utuh mencapai 10 kilogram.

"Barang bukti yang kita temukan begitu banyak, kiloan, ada 10 kilo bahan peledak," kata Kabid Labfor Polda Jatim Kombes Sodiq Pratomo saat rilis di Mapolres Pasuruan Kota, Rabu (15/9/2021).

Bahan peledak yang ditemukan dan diamankan antara lain PETN, TNT, Azida dan nitrat. "Bahan-bahan ini sedikit saja ledakan yang besar," jelas Sodiq.

Ledakan keras yang terjadi di Dusun Macan Putih, Desa Pekangkungan, Kecamatan Gondangwetan, Sabtu (11/9) pukul 08.00 WIB dampaknya sangat dahsyat. Dua rumah hancur, 20 rumah dan satu musala rusak. Ledakan yang terdengar hingga radius 5 kilometer itu menyebabkan dua orang tewas dan empat luka.

Pada saat ledakan, warga berhamburan keluar. Warga menyangka ada tsunami sehingga sebagian mengumandangkan azan. Menurut warga, setelah ledakan, kondisi sekitar gelap karena debu dari dua rumah yang hancur.


(sun/bdh)