Wacana Ganjil-Genap Tempat Wisata Kota Malang untuk Batasi Mobilitas Warga

Muhammad Aminudin - detikNews
Rabu, 15 Sep 2021 14:16 WIB
Cegah Mobilitas Warga, akses Simpang Empat Karanglo Malang Ditutup
Ilustrasi Lalin di Malang (Foto file: Muhammad Aminudin/detikcom)
Malang - Wacana penerapan sistem ganjil-genap bergulir di Kota Malang. Instrumen kebijakan ini muncul, untuk menekan mobilitas warga.

Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto mengaku, penerapan ganjil-genap masih tahap wacana. Tujuannya, adalah menekan mobilitas masyarakat di saat nanti mulai berlaku new normal.

"Kami wacanakan itu, penerapan ganjil genap. Salah satu tujuannya, adalah menekan mobilitas masyarakat dalam berkehidupan new normal," terang Budi Hermanto saat dihubungi, Rabu (15/9/2021).

Menurut Budi, upaya membatasi mobilitas masyarakat demi pencegahan sebaran virus COVID-19, dilakukan dengan penyekatan di beberapa titik.

"Dengan kebijakan ganjil-genap, diharapkan bisa menjadi pengganti dari penyekatan. Dan lebih efektif, untuk membatasi mobilitas warga," tuturnya.

Seiring wacana bergulir, Polresta Malang Kota intensif mengkaji penerapan kebijakan ganjil-genap bersama pihak-pihak terkait.

"Kajian ganjil-genap sangat diperlukan dan kami melalui Satlantas sudah berkoordinasi dengan Dishub, serta forum lalu lintas dan stakeholder lain untuk mengkaji pemberlakuan ganjil-genap," ungkapnya.

Karena masih dalam bentuk kajian, lanjut Budi Hermanto, titik ruas jalan diberlakukan ganjil-genap belum ditentukan.

"Titiknya mana saja belum ditentukan. Penerapan ganjil-genap Malang juga membutuhkan perwali," tegasnya.

Lihat juga video 'Awas! Wilayah Ganjil-genap di Jakarta Masih Berlaku-Akan Diperluas':

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)