Tumpukan Batu Bata Diduga Struktur Bangunan Kuno Ditemukan di Lamongan

Eko Sudjarwo - detikNews
Senin, 13 Sep 2021 15:57 WIB
tumpukan batu bata diduga struktur bangunan kuno ditemukan di lamongan
Lokasi temuan tumpukan batu bata diduga struktur bangunan kuno (Foto: Eko Sudjarwo)
Lamongan -

Tumpukan batu bata yang diduga adalah struktur bangunan kuno ditemukan di Lamongan. Tumpukan batu bata tersebut ditemukan saat ada normalisasi sungai.

Tumpukan batu bata tersebut ditemukan di tepi makam sesepuh desa setempat yang ada di Dusun Jetis, Desa Sambangan, Babat. Tumpukan batu bata ini ditemukan saat sedang ada pengerjaan normalisasi sungai dengan menggunakan backhoe.

"Saat di lokasi dekat makam sesepuh desa, alat berat yang digunakan untuk normalisasi kali itu mendapati tumpukan batu bata kuno yang ditemukan pada kedalaman sekitar satu meter," kata salah seorang warga desa, Tamyis kepada wartawan, Senin (13/9/2021).

Beberapa tumpukan bata kuno itu memiliki panjang 28 cm dengan ketebalan batu bata sekitar 8 cm dan memiliki lebar 20 cm. Tamyis menyebut temuan tumpukan batu bata tersebut ditemukan sekitar 5 meter dari Makam Mbah Buyut Tiyak (sesepuh desa).

tumpukan batu bata diduga struktur bangunan kuno ditemukan di lamonganBentuk batu bata yang ditemukan (Foto: Eko Sudjarwo)

"Dulunya tempat di mana ditemukannya tumpukan batu bata tersebut adalah barongan (rimbunan pohon bambu)," ujar Tamyis.

Di sekitar makam mbah buyut tersebut, menurut Tamyis, oleh warga sering digunakan untuk nyadran warga desa setiap tahunnya. Untuk mengamankan lokasi, warga memasang tali pengaman dan menghentikan normalisasi sungai ke tempat lain.

"Temuan batu bata untuk sementara kami pasang pengaman garis polisi sambil menunggu kesimpulan dari dinas terkait mengenai hal ini," jelasnya.

Sementara, Kasi Museum Sejarah dan Purbakala Disparbud Lamongan Edi Suprapto mengaku sudah melihat lokasi temuan tumpukan batu bata tersebut. Edi menyebut, pihaknya belum bisa menyimpulkan apakah tumpukan batu bata yang ditemukan warga tersebut adalah struktur bangunan atau apa. Edi juga mengaku telah membawa sampel batu bata dari lokasi temuan.

"Kami telah membawa sampel batu bata dari lokasi temuan," jelas Edi.

Edi mengungkapkan pihaknya akan membawa sampel batu bata dari lokasi temuan tersebut untuk konsultasi dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim. "Kesimpulannya seperti apa, kami akan menunggu rekomendasi dari BPCB Jatim," pungkas Edi.

(iwd/iwd)