Nasib Peternak Ayam Petelur Saat Ini, Harga Jual Murah Namun Pakan Mahal

Esti Widiyana - detikNews
Sabtu, 11 Sep 2021 23:27 WIB
Para pekerja melakukan perawatan rutin di peternakan ayam petelur di Blitar, Jawa Timur, (2/2/2021). Peternakan ayam petelur masih menjadi primadona untuk menopang ekonomi masyarakat Blitar di sektor pertanian. Sejarah peternakan telur di Blitar dimulai pada era 80an dan terus tumbuh hingga saat ini. (ARI SAPUTRA/detikcom)
Ternak ayam petelur/Foto: Ari Saputra
Surabaya -

Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak mengatakan, masalah yang dihadapi nasional saat ini adalah harga telur. Harganya di bawah harga pokok penjualan (HPP).

"Sudah terasa para peternak-peternak itu. Sekarang ini secara nasional yang kita hadapi sekarang itu kan harga telur itu di Jateng, Jatim Rp 15.500 sampai Rp 16.000 per kg, HPP-nya di atas itu saya nggak mau nyebut berapa. Tapi HPP terhadap harga agak berat," kata Emil saat dihubungi detikcom, Sabtu (11/9/2021).

Emil juga mengatakan, harga pokok produksi telur maupun ayam hidup atau life bird lebih tinggi dari harga jualnya. Untuk life bird harganya sekitar Rp 19.000.

"Tapi untuk telur ini yang agak berat situasinya. Kenapa harga telur ga ikut naik? Karena daya beli masyarakat juga sebenarnya masih turun. Karena turunnya itu membuat kita kesulitan dengan situasi ini," ujarnya.

Emil menyebut, hatched egg (HE) merupakan telur yang diproduksi untuk menetas dan menghasilkan ayam daging. Telur-telur itu seharusnya tidak ikut dijual.

"Kita hanya warning, jangan sampai telur-telur HE ini ikut bocor ke pasar, karena bisa menekan harga telur ini tadi. Jadi sebenarnya secara konsumsi oke, tetapi jangan. Selain dia memang lebih gampang membusuk, kemudian harusnya dibiarkan sampai menetas. Mungkin karena kondisi pasar yang lesu akhirnya telur-telur ini ikut dijual. Ini khawatirnya. saya tidak mengatakan faktor tapi ini harus kita waspadai," jelasnya.

"Ini sudah ranah nasional juga karena memang kondisi global. Kasihan juga daya beli masyarakat turun, harga telur naik kan bagaimana. Yang harus kita lakukan jangan sampai masyarakat terbebani dengan harga yang naik, tapi kita cari cara untuk menekan harga pakan," pungkasnya.

HPP adalah seluruh biaya langsung yang dikeluarkan untuk memperoleh barang atau jasa yang dijual. Dalam menghitung HPP, biaya yang diperhitungkan mencakup biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead.

(sun/bdh)