Begini Penanganan TKI yang Positif COVID-19 di RSLI Surabaya

Esti Widiyana - detikNews
Sabtu, 11 Sep 2021 09:56 WIB
Penanggung jawab Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya, Laksamana Pertama dr Ahmad Samsulhadi MARS
Penanggung Jawab RSLI Surabaya, Laksamana Pertama dr Ahmad Samsulhadi MARS/Foto: Esti Widiyana

Sementara Penanggung Jawab RSLI Surabaya, Laksamana Pertama dr Ahmad Samsulhadi MARS menambahkan, selain merawat pasien COVID-19 14 hari, juga tetap memonitoring hingga pasien benar-benar sembuh. Semua dipantau dan dicermati, untuk yang CT Value-nya masih rendah, ditunda kepulangannya.

"Selanjutnya diedukasi dan dirawat lebih lanjut. Mereka yang sudah bisa pulang, tapi masih menunggu jadwal keberangkatan pesawat maupun kapal laut, juga difasilitasi oleh relawan pendamping PPKPC-RSLI melalui rumah singgah. Dengan fasilitas dan layanan gratis ini diharapkan para penyintas merasa nyaman hingga pulang kembali ke keluarga dan rumahnya masing-masing," urainya.

Tentang problematika yang khas di pasien PMI, Dokter Psikiater/Spesialis Jiwa, Mayor Laut (K/W) dr Ni Kadek Ratnadewi MBiomed SpKJ menjelaskan, kebanyakan dari PMI menghadapi kendala mental/psikis. Hal ini dipicu karena saat kepulangan, mereka berharap segera sampai dan berkumpul dengan keluarga.

"Ternyata mereka harus menjalani aturan karantina, apalagi kemudian terkonfirmasi positif COVID-19 dan mengharuskan diisolasi minimal 14 hari. Juga mereka yang dirawat, ternyata setelah 14 hari masih ada yang positif, itu juga menambah beban psikis mereka," kata Ni Kadek.

"Untuk itu kami lakukan terapi psikis dan juga konsultasi. Langkah psikoterapi kami berikan, yang mengalami psikis berat kami bantu dengan berikan tambahan farmakoligi. Juga dari relawan pendamping ada program teman curhat yang juga membantu mengurangi beban masalah psikis yang diderita para pasien PMI. Melalui penanganan psikologis pasien, kami berharap mereka segera bangkit, pulih dan kembali ke keluarganya dengan selamat, sesuai keinginan dasar mereka saat ingin pulang ke kampung halaman," pungkasnya.


(sun/bdh)