Tingkatkan Pelayanan Lansia, 7 UPT Dinsos Jatim Dapat Ambulans

Hilda Meilisa - detikNews
Jumat, 10 Sep 2021 17:49 WIB
Tingkatkan Pelayanan Lansia, 7 UPT Dinsos Jatim Dapat Ambulans
Gubernur serahkan 7 ambulans ke 7 kota/kab (Foto: Hilda Meilisa Rinanda/detikcom)
Surabaya -

Untuk meningkatkan pelayanan dan jangkauan pada masyarakat lanjut usia (lansia), 7 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelayanan Sosial Tresna Werdha di Jatim mendapat ambulans. Ambulans ini diserahkan langsung Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

Tujuh UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha tersebut yakni di Pasuruan, Jombang, Magetan, Blitar, Bondowoso, Jember dan Banyuwangi. Ketujuh mobil ambulance ini dilengkapi berbagai peralatan medis. Seperti tempat tidur, tabung oksigen, hingga regulator.

Khofifah mengatakan ambulans ini disiapkan untuk memberikan layanan penjangkauan non-panti bagi para lansia. Namun menurutnya, basis format kekeluargaan yang ada di Jatim adalah Extended Family. Sehingga diharapkan para lansia tetap ada di tengah-tengah keluarga.

Format extended family ini dengan mengedepankan pendekatan keluarga di mana tidak hanya keluarga inti seperti ayah, ibu dan anak. Namun ada anggota lain yang masih memiliki hubungan darah seperti kakek, nenek, dan lain-lain.

Sehingga ketika masih ada sanak keluarga, diharapkan lansia tetap ada di tengah-tengah keluarga dan mendapatkan layanan dari keluarganya sendiri.

"Saya harap sebetulnya proses pendekatan kita adalah tetap keluarga. Selagi keluarga masih memungkinkan memberikan layanan bagi para lansia, jangan dijauhkan dari keluarga. Jadi basis pelayanan kita adalah tetap pada keluarga, extended family," kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (10/9/2021).

Format extended family ini berbeda dengan format Nuclear Family yang banyak dilakukan di negara-negara seperti Eropa, Amerika dan Australia. Di mana nuclear family yakni satu struktur keluarga induk seperti ayah, ibu dan anak saja.

"Kalau extended family ini biasanya ada nenek, paman atau bude yang ikut dengan kita, karena memang mereka membutuhkan kehangatan dari sapaan keluarga. Jadi sekali lagi saya ingin menyampaikan bahwa format keluarga di Indonesia, di Jawa Timur, adalah extended family," paparnya.