Round-Up

Cerita Istri Siri yang Ngaku Ditelantarkan Anggota DPRD Situbondo

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 10 Sep 2021 07:32 WIB
Gedung DPRD Situbondo
Gedung DPRD Situbondo (Foto: Chuk S Widarsha)

Ketua BK DPRD Situbondo Johantono membenarkan ada pelaporan itu. Menurut Johantono, perempuan pelapor tersebut datang pada Rabu (8/9). Setelah mendapat laporan, kata Johantono, pihak BK akan segera menindaklanjuti secara internal lembaga dengan mendalami materi laporannya. Serta tetap menjunjung tinggi azas praduga tak bersalah.

"Iya, betul. Kami memang menerima laporan pengaduan dari seorang perempuan. Kalau nanti perlu ditindak lanjuti, ya kita tindak lanjuti sesuai mekanisme di internal kami," cetus Johantono yang juga polistis asal PKB ini.

Sementara itu, H mengakui bahwa DUK merupakan istri sirinya. Tetapi ia membantah telah menelantarkan DUK dan anak hasil hubungan mereka. H mengaku telah bercerai dengan DUK namun masih menafkahi anaknya.

"Dia memang berstatus ASN yang saya nikahi secara siri. Dia juga tau kok bahwa saya sebenarnya punya istri," kata H saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (9/9/2021).

H bercerita bahwa beberapa minggu lalu memang ada perselisihan dirinya dengan DUK. Perempuan yang dinikahi H secara siri sekitar tahun 2018 itu mengusir H dari rumahnya. Bahkan DUK langsung meminta talak.

"Tapi meski telah saya talak, saya tetap menafkahi untuk anak saya tersebut. Ada saksinya. Memang, uang nafkah itu tidak saya berikan langsung. Tapi saya titipkan melalui beberapa kerabat," jelas H.

Tak hanya itu, H juga sudah menyampaikan ke DUK tersebut bahwa anak hasil pernikahan siri itu mulai dari biaya pendidikan dan biaya sehari-hari merupakan tanggung jawabnya sampai kelak dewasa.


(iwd/iwd)