Wisata Bondowoso Dibuka, Pengelola Diingatkan Pengunjung yang 'Balas Dendam'

Chuk S Widarsha - detikNews
Kamis, 09 Sep 2021 09:59 WIB
kawah wurung
Pengunjung kawah wurung harus mencuci tangan sebelum masuk obyek wisata (Foto: Chuk S Widarsha)
Bondowoso -

Obyek wisata di Bondowoso sudah mulai dibuka. Tapi pengelola wajib menerapkan prokes ketat pada tiap pengunjung.

Penerapan prokes ketat itu untuk mengantisipasi adanya 'wisata balas dendam'. Yakni pengunjung berbondong-bondong mendatangi tempat wisata setelah sekian lama tak berwisata.

"Alhamdulillah, kita sudah level 2. Maka, mulai hari ini seluruh distinasi wisata di Bondowoso dapat dibuka kembali untuk umum," kata Wakil Bupati Bondowoso, Irwan Bachtiar, kepada wartawan, Kamis (9/9/2021).

Menurut Irwan, dengan dibukanya kembali destinasi wisata yang ada di Bondowoso, diharapkan akan berdampak positif dalam percepatan pemulihan ekonomi di tengah pandemi COVID-19.

"Hanya saja, meski sudah dibuka bukan berarti sebebas-bebasnya. Tapi tetap menerapkan prokes. Bukan wisata balas dendam," imbuh Wakil Bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Bondowoso ini.

Dari data dihimpun, pembukaan destinasi wisata tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Bondowoso Nomor : 443.2/432/430/ 2021. SE itu merujuk pada Inmendagri Nomor 39 Tahun 2021. Di antaranya disebutkan bahwa pengunjung tetap dibatasi dan menggunakan prokes ketat.

Sebelumnya, Dinas Pariwisata setempat terlebih dulu melakukan pengecekan dan asesmen semua tempat wisata. Untuk melihat kesiapan sesuai sarana pendukung penerapan prokes.

Pantauan di lapangan, di setiap destinasi wisata telah disiapkan alat cuci tangan, thermo gun. Di Kawah Wurung, misalnya, sebelum memasuki pintu gerbang pengunjung diwajibkan mencuci tangan dan memakai masker.

Bahkan, pengunjung yang kedapatan tak menggunakan masker, dipersilakan membeli di tempat yang sudah ada, atau putar balik. Pun kapasitas pengunjung juga dibatasi, hanya sekitar 50 persen saja.

(iwd/iwd)