Cegah Kebakaran Seperti Lapas Tangerang, LP Banyuwangi Cek Instalasi Listrik

Ardian Fanani - detikNews
Rabu, 08 Sep 2021 18:18 WIB
lapas banyuwangi
Petugas Lapas Banyuwangi mengecek instalasi listrik (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi - Kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang yang menewaskan 41 orang menjadi evaluasi tersendiri untuk seluruh Lapas dan Rutan di Indonesia. Lapas Kelas IIA Banyuwangi melakukan pengecekan instalasi listrik yang bisa menjadi sumber kebakaran jika terjadi arus pendek.

Kalapas Banyuwangi Wahyu Indarto terjun langsung ke blok-blok hunian. Satu per satu instalasi listrik dicek. Beberapa kabel usang pun diganti. Tak hanya itu, mereka juga melakukan razia barang berbahaya yang menimbulkan kebakaran.

"Jika ada kabel yang rusak atau mengalami korsleting segera hubungi petugas yang sedang berjaga" ujarnya kepada warga binaan.

"Jangan sekali-kali memperbaiki sendiri jika ada kerusakan kabel, karena akan membahayakan diri kalian sendiri dan teman-teman yang lain jika terjadi konsleting. Jangan sampai ada kejadian serupa dengan yang terjadi di Lapas Tangerang" tambah Wahyu.

Kegiatan kali ini juga dimanfaatkan petugas Lapas Banyuwangi untuk meminimalisir barang-barang yang disinyalir dapat menjadi penyebab kebakaran. Seperti kompor dan kertas atau pakaian yang sudah tidak terpakai.

"Jangan sampai ada kompor di dalam maupun di luar kamar hunian, baju-baju yang sudah tidak terpakai silakan dikeluarkan saja pak, agar tidak membuat penuh isi kamar," pesan Wahyu.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan dapat mencegah hal-hal yang tidak diinginkan seperti kebakaran atau gangguan keamanan dan ketertiban lainnya.

"Saya harap teman-teman di sini saling menjaga Lapas Banyuwangi ini. Di sini tempat kalian saat ini, mari saling menjaga kemanan dan kondusifitas Lapas Banyuwangi," tegasnya.

Saat ini Lapas Banyuwangi dihuni 884 narapidana dan tahanan. Padahal sedianya kapasitas Lapas hanya 260 orang. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya telah melakukan berbagai program Kemenkum HAM.

"Ada program asimilasi rumah juga kita galakkan. Tentu bagi warga binaan yang baik, tidak berbuat salah dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," pungkas Wahyu.

Simak Video: Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang Diminta Beri Data Antemortem

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)