Evaluasi PTM di Jatim, Masih Banyak Siswa Nongkrong Usai Sekolah

Faiq Azmi - detikNews
Selasa, 07 Sep 2021 14:49 WIB
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim Wahid Wahyudi menyebut, vaksinasi COVID-19 dosis pertama untuk guru dan tenaga pendidikan SMA/SMK/Aliyah, saat ini sudah mencapai 88,48 persen atau 90.118 orang.
Kepala Dinas Pendidikan Jatim Wahid Wahyudi (Foto: Faiq Azmi/file)
Surabaya - Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas untuk SMA/SMK/SLB dan setingkatnya telah dilakukan sejak 30 Agustus 2021 lalu di Jatim. Ada sejumlah evaluasi selama PTM terbatas tersebut.

"Memang masih ada beberapa yang perlu pengawasan ketat, dan di sekolah pun oleh Ibu Gubernur Jatim (Khofifah Indar Parawansa) diminta ada gugus tugas COVID yang terdiri dari guru, tenaga pendidikan dan siswa Osis," ujar Wahid Wahyudi, Kepala Dinas Pendidikan Jatim saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (7/9/2021).

Wahid mengatakan seluruh sekolah yang melakukan sekolah tatap muka terbatas telah memiliki Gugus Tugas COVID-19. Namun, masih banyak ditemukan siswa bergerombol hingga masih nongkrong di kafe usai PTM terbatas.

"Namun masih ditemukan juga siswa yang selesai habis PTM terbatas, bergerombol setelah pulang sekolah, juga tidak langsung pulang setelah sekolah, masih bermain-main dengan temannya. Bahkan masih banyak yang ke kafe. Nah ini yang jadi perhatian kami, untuk kami ingatkan ke siswa untuk menjaga prokes, sehingga PTM terbatas tidak menimbulkan efek negatif terkait COVID-19," terangnya.

Meski begitu, Wahid menyebut, segala persyaratan PTM terbatas di Jatim telah dilaksanakan sesuai permintaan Kemendikbudristek. Pasalnya, sekolah-sekolah di Jatim sudah melakukan uji coba sekolah tatap muka sejak Agustus tahun 2020 lalu.

Selama sepekan terakhir, lanjut Wahid, baru 29 kabupaten/kota yang sudah melakukan PTM terbatas. Ada 9 daerah yang belum melaksanakan, karena masih masuk PPKM level 4. Terbaru, hanya tersisa 2 daerah yang masuk PPKM level 4.

"Tentu semua sekolah sudah siap melakukan PTM terbatas, yang oleh gubernur ditambah bertahap sesuai level masing-masing. Tentu ini akan kita tingkatkan, sesuai dengan kondisi penyebaran COVID-19," ujarnya.

"Per-hari ini, sekitar 2.500 sekolah setingkat SMA di Jatim yang sudah menggelar PTM terbatas. Siswa yang sudah ikut sekitar 500 ribu," tandasnya. (iwd/iwd)