Pengguna Jalan di Bojonegoro Keluhkan Galian Pemasangan Pipa Gas

Ainur Rofiq - detikNews
Rabu, 01 Sep 2021 23:45 WIB
Di sejumlah ruas jalan di Bojonegoro lagi ada proyek pemasangan pipa jaringan gas (jargas). Para pengguna jalan diharapkan lebih waspada dan berhati-hati.
Titik galian tanpa diberi tanda pengaman/Foto: Ainur Rofiq/detikcom
Bojonegoro -

Di sejumlah ruas jalan di Bojonegoro lagi ada proyek pemasangan pipa jaringan gas (jargas). Para pengguna jalan diharapkan lebih waspada dan berhati-hati.

Proses penggalian untuk pemasangan pipa gas itu berada di pinggir jalan berbatasan dengan trotoar. Sehingga banyak tanah galian yang masih di sekitar lubang.

Pengguna jalan banyak yang kaget, karena tidak semua titik galian diberi tanda pengaman. "Kalau malam hari memang sangat membahayakan, karena lubang-lubang ini banyak yang tidak dikasih pengaman berupa garis bahaya," jelas Edi, pengendara motor di Jalan Basuki Rahmat, Rabu (1/9/2021).

Lubang galian yang telah ditanami pipa gas, pemadatannya belum sempurna. Sehingga dinilai bisa membuat kendaraan terperosok di bekas galian.

Sore tadi, truk ekspedisi yang hendak keluar dari toko di Jalan Panglima Sudirman terperosok. Sehingga harus dilakukan evakuasi selama hampir tiga jam lamanya.

"Tadi itu truk ekspedisi itu habis bongkar di toko kami, saat berjalan keluar mendadak ban kiri terperosok di bekas galian jargas," jelas Dodik, karyawan toko.

Ditambahkan oleh Dodik, karena beratnya muatan truk, evakuasi dengan didorong dari belakang tidak mampu. Sehingga didongkrak pada sasis dan roda. "Walah berat Mas tadi itu, sekitar tiga jam evakuasinya karena muatan besi atau mesin tadi infonya. Kami berharap pekerjaan penanaman pipa gas ini bisa lebih baik pascadiuruk kembali.

Dalam banner yang dipasang di beberapa titik galian pipa gas, diterangkan bahwa itu proyek nasional dan dikerjakan oleh perusahaan pelat merah. Hingga saat ini humas perusahaan tersebut belum bisa dikonfirmasi meski telah dihubungi beberapa kali.

(sun/bdh)