Surabaya Zona Kuning, Wali Kota Eri Fokus Pemulihan Ekonomi

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Rabu, 01 Sep 2021 15:57 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (Foto: Esti Widiyana)
Surabaya -

Status Surabaya saat ini sudah berada di zona kuning atau wilayah risiko rendah penyebaran COVID-19. Karena sudah ada di zona kuning, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi akan fokus ke pemulihan ekonomi.

"Karena Surabaya harus segera bangkit, Surabaya harus hebat, pergerakan ekonomi harus jalan. Karena tujuan kita hanya satu warga Surabaya harus bahagia," ujar Eri kepada wartawan usai menghadiri vaksinasi difabel di Gedung PKK Surabaya, Rabu (1/8/2021).

Eri mengatakan pihaknya berterima kasih kepada seluruh warga Surabaya yang bersama-sama telah menjaga protokol kesehatan. Berkat disiplin warga, Surabaya yang awalnya zona merah pada Juli dan zona oranye pada Agustus, kini menjadi zona kuning di awal September.

"Saya mengucapkan matur nuwun yang sangat kepada seluruh warga Surabaya. Karena sempat zona merah di bulan Juli. Agustus jadi zona oranye. Dan awal September kita bisa mencapai zona kuning. Insya Allah (ini terwujud) dengan gotong royongnya jenengan, kekuatan dan kehebatan jenengan," ungkap Eri.

Eri menambahkan selain ekonomi, tugas selanjutnya adalah menatap Surabaya menuju ke zona hijau. Dengan zona hijau, diharapkan perekonomian di Surabaya akan menjadi lebih baik.

vaksinasi disabilitas di surabayaVaksinasi disabilitas di Surabaya/Foto: Istimewa

"Ya alhamdulillah kita mendapatkan kabar dan perhitungan nilai kita 2,41 atau naik 0,31, sehingga hari ini Surabaya menjadi zona kuning. Ini menjadi tantangan bagi kita semua, karena setelah ini kita harus bisa menjadikan zona hijau," tambah Eri.

"Kemarin ada COVID-19, agak kehambat jalannya. Tapi mulai hari ini kita harus kembali menggerakkan kembali roda perekonomian. Sehingga warga Surabaya bisa mencapai kebahagiaannya, karena itulah zona hijau menjadi sasaran kita selanjutnya," tandas Eri.

Untuk mencapai herd Immunity, pihaknya gerak cepat melakukan vaksinasi untuk warga. Bahkan vaksinasi juga dilakukan untuk disabilitas. Pihaknya pun bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mencapai herd immunity.

"Kami berterima kasih ada warga yang peduli dengan vaksinasi khususnya untuk disabilitas. Semoga ini menjadi pemacu perekonomian warga pulih kembali," kata Eri saat menerima sumbangan dana Rp 90 juta dari Owner DNY Denny Rachmawati. Diketahui Denny Rachmawati selama 15 tahun concern untuk disabilitas, orang-orang yang butuh tangan-tangan dingin sesama.

Bersama istrinya Rini Indriyani Cahyadi, istri dari Wali Kota Eri, Denny Rachmawati menyebut kaum disabilitas membutuhkan orang-orang yang mampu agar mereka sempurna. Sementara kegiatan vaksinasi disabilitas ini berlangsung selama 3 hari. "Kita mensuport kegiatan ini selama 3 hari," tambahnya.

Sementara istri Wali Kota Eri mengajak warga bersama dan bergandengan tangan membantu kaum disabilitas. "Mari kita bangun kepedulian untuk orang-orang disabilitas," jelas Ny Rini Indriyani Cahyadi saat di Gedung PKK.

(iwd/iwd)