Layanan Permohonan Paspor di Jawa Timur Kembali Dibuka

Hilda Meilisa - detikNews
Rabu, 01 Sep 2021 15:09 WIB
layanan imigrasi kembali dibuka
Layanan paspor kembali dibuka (Foto: Hilda Meilisa Rinanda/detikcom)
Surabaya -

Masyarakat yang ingin memperoleh layanan pengurusan paspor hingga penggantian paspor bisa bernafas lega. Pasalnya, saat ini telah dibuka kembali meski dengan batasan.

Kadiv Keimigrasian Jaya Saputra mengatakan, pihaknya telah membuka kuota antrean penerbitan dan penggantian paspor melalui aplikasi APAPO. Hal ini dilakukan sejak pemerintah menurunkan PPKM mayoritas kabupaten/kota di Jawa Timur menjadi level 3.

"Sebelumnya tetap ada, namun hanya untuk yang memiliki keperluan mendesak saja, seperti keperluan berobat atau urusan kenegaraan," ujar Jaya di Surabaya, Rabu (1/9/2021).

Dari aplikasi antrean APAPO ini, masyarakat yang selama ini harus menunda mendapatkan paspor, bisa mulai mendaftar dan mendatangi kantor imigrasi. Di Jatim, ada 9 kantor imigrasi yang tersebar di berbagai daerah.

Mulai Surabaya, Tanjung Perak, Malang, Kediri, Madiun, Blitar, Pamekasan, Jember hingga Ponorogo. Belum lagi Unit Kerja Kantor dan Unit Layanan Paspor (UKK & ULP) yang ada di mal, UPTSA maupun tempat umum lainnya.

"Kami lihat mal sudah mulai buka, maka kami mengeluarkan kebijakan agar pelayanan paspor juga mulai dibuka untuk masyarakat luas," lanjutnya.

Kendati demikian, Jaya menyebut pihaknya masih membatasi jumlah antrean di imigrasi. Setiap hari, kuota yang dibuka hanya 20-30% dari kuota normal. Hal ini disesuaikan dengan besarnya kantor dan kondisi PPKM di wilayah kerjanya, agar penerapan protokol kesehatan masih bisa dilakukan dengan baik.

"Contohnya kalau biasanya Kanimsus Surabaya bisa sampai 100-150 setiap harinya, sekarang kita mulai buka 25-30 orang saja," tuturnya.

Selain pelayanan paspor, Jaya juga menegaskan pengawasan orang asing akan kembali diperketat. Yaitu dengan mengedepankan asas-asas profesional dan humanis.

(hil/fat)