Ditegur Mendagri, Bupati Madiun Sebut Insentif Nakes Sudah Dibayar Hingga Juni

Sugeng Harianto - detikNews
Selasa, 31 Agu 2021 20:07 WIB
Bupati Madiun H Ahmad Dawami
Bupati Madiun H Ahmad Dawami (Foto: Sugeng Harianto)
Madiun -

Mendagri Tito Karnavian menegur 10 kepala daerah yang belum membayarkan insentif kepada tenaga kesehatan (nakes) di daerahnya. Salah satu yang ditegur adalah Bupati Madiun H. Ahmad Dawami.

Namun Kaji Mbing, sapaan akrab Ahmad Dawawi, membantah belum membayar insentif nakes sama sekali. Pembayaran insentif nakes disebutnya telah dibayar hingga Juni 2021.

"Hari ini saya mendapat laporan ada berita terkait nakes belum terima insentif. Kita sudah bayarkan semua sesuai prosedur," ujar Kaji Mbing kepada wartawan di Pendopo Muda Graha, Selasa (31/8/2021).

Kaji Mbing yang mengaku kaget atas berita tersebut menyebutkan bahwa insentif para nakes telah terbayar tanggal 26 Agustus 2021. Pembayaran itu untuk insentif mulai Januari-Juni. Total nakes yang menerima insentif di Kabupaten Madiun berjumlah 3.992 dengan nilai sekitar Rp 19 miliar.

"Terakhir pembayaran tanggal 26 kemarin. Kemarin sudah semuanya terbayarkan," kata Kaji Mbing.

Terkait disebut Kemendagri bahwa Madiun termasuk satu dari sepuluh kota/kabupaten di Indonesia yang belum mencairkan insentif nakes, kaji Mbing juga mengaku belum menerima surat teguran tersebut.

"Dibilang kaget ya kaget tapi sampai saat ini saya belum menerima surat teguranya," tandas Kaji Mbing.

Kaji Mbing menambahkan, semua tahapan telah dilalui untuk proses pencairan insentif nakes. Termasuk untuk insentif bulan Juli dan Agustus yang sudah diajukan ke pusat.

"kita sudah lalui semua prosedur pencairan untuk diajukan ke Kemendagri," tandas Kaji Mbing.

Cairnya insentif nakes di Kabupaten Madiun disambut gembira para tenaga medis. "Alhamdulillah sudah cair sampai Juni. Kita memaklumi ketelatan mungkin karena ribetnya proses pengajuan," kata Kepala IGD RSUD Caruban dr Haris Kurniawan.

Hal senada juga disampaikan dr Sari yang mengaku kaget baru tahu insentifnya telah cair. "Saya malah belum tahu. Masak sudah cair, soalnya saya isoman ini. Ya Allah, Alhamdulillah. Kita selalu positif sama pemkab Madiun karena mungkin proses yang panjang," ungkap dr Sari.

Simak video 'Mendagri Sorot Tingginya Belanja Aparatur, Tapi Minim Manfaat Bagi Warga':

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)