Pembunuh Karyawan Warung Sate di Mojokerto Diringkus, Kedua Kakinya Ditembak

Enggran Eko Budianto - detikNews
Jumat, 27 Agu 2021 19:13 WIB
pembunuhan di mojokerto
Pembunuh karyawan warung sate di Mojokerto diringkus (Foto: Enggran Eko Budianto)
Mojokerto -

Pelaku penusukan yang menewaskan Riski Ardiyanto (27), karyawan warung sate di Mojokerto diringkus polisi. Karena melawan saat ditangkap, pelaku mendapatkan hadiah timah panas pada kedua kakinya.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo mengatakan pelaku Edy Susanto (39) diringkus siang tadi sekitar pukul 13.00 WIB. Edy dibekuk di tempat persembunyiannya di kebun tebu Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Mojokerto.

"Hari ini kami menangkap tersangka Edy yang beberapa hari ini kami kejar karena melakukan pembunuhan di Trowulan. Kami tangkap pukul 13.00 WIB," kata Andaru kepada wartawan di Mapolres Mojokerto, Jalan Gajah Mada, Kecamatan Mojosari, Jumat (27/8/2021).

Andaru menjelaskan setelah menghabisi nyawa karyawan warung sate, Edy ternyata bersembunyi selama 3 hari di kebun tebu dan makam Desa Temon. Pria asal Desa Wonorejo, Kecamatan Trowulan, Mojokerto itu mempersenjatai dirinya dengan pisau dapur dan celurit.

Saat diringkus tim gabungan Unit Reskrim Polsek Trowulan dan Satreskrim Polres Mojokerto, Edy sempat melakukan perlawanan. Polisi terpaksa melumpuhkan pembunuh sadis ini dengan menembak kedua betisnya.

"Pelaku sempat melakukan perlawanan. Kami amankan sajamnya berupa pisau dapur untuk membunuh korban dan dia juga mencuri sabit milik warga untuk melarikan diri di perkebunan," terang Andaru.

Saat ini, Edy menjalani pemeriksaan di kantor Satreskrim Polres Mojokerto. "Tersangka saat ini dalam proses penyidikan untuk mengetahui detil perkara bagaimana ia melakukan pembunuhan tersebut," tandas Andaru.

Edy membunuh Riski Ardiyanto (27) di Dusun Kraton, Desa Temon, Trowulan, Mojokerto pada Selasa (24/8) sore. Karyawan warung sate di Jalan Raya Trowulan itu tewas dengan satu luka tusuk di dada kiri yang menembus jantung dan paru-parunya.

Riski ditemukan warga dalam kondisi tewas di tepi Jalan Raya Dusun Kraton sekitar pukul 14.30 WIB. Sebelum tewas, pemuda asal Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Jombang ini sempat meminta pertolongan warga dan menelepon calon mertuanya.

(iwd/iwd)