Ditutup Buis Beton, Semburan Air 15 Meter di Bojonegoro Kini Tak Menyembur Lagi

Ainur Rofiq - detikNews
Jumat, 27 Agu 2021 10:21 WIB
semburan air 15 meter
Semburan air ditutup dengan buis beton dan airnya dialirkan ke sungai (Foto: Ainur Rofiq)
Bojonegoro - Air hingga setinggi 15 meter menyembur dari lubang pengeboran air (sumur artesis) di Dusun Sanggar, Desa Sidomulyo, Kedungadem, Bojonegoro. Kini air tersebut sudah tak terlihat menyembur meski masih mengalir.

Karena area tempat air itu menyembur kini sudah ditutup dengan buis beton. Air yang tak terlihat menyembur kini dialirkan ke sungai.

"Tadi malam kita ke lokasi. Dan agar tidak membahayakan warga sekitar, sementara kita tutup dengan buis beton dan air kita alirkan ke sungai," ujar Kepala BPBD Bojonegoro Ardian kepada detikcom, Jumat (27/8/2021).

Ardian mengatakan pihaknya hari ini juga akan datang kembali ke lokasi bersama instansi terkait dari Dinas lingkungan hidup dan Sumber Daya Alam Pemkab Bojonegoro.

"Ini nanti kita akan ke sana lagi bersama rekan DLH dan SDA. Sementara di lokasi juga sudah dipasang garis polisi oleh teman-teman polisi," imbuh Ardian.

Dari pantauan detikcom di lokasi, sumur bor yang telah ditutup buis beton masih jadi tontonan warga. Lokasinya berada di depan rumah warga di RT 22 RW 07 Dusun Sanggar, Desa Sidomulyo.

Tak sedikit warga yang melihat semburan air mencoba untuk mencicipi rasanya yang terasa asin dan juga berbau belerang.

"Airnya tawar dan asin, cuma ada yang bilang kayak ada belerang atau karbit," kata salah satu warga, Iswahyudi.

Semburan air itu sendiri terjadi pada Kamis (26/8) sekitar pukul 18.00 WIB. Air itu muncrat hingga setinggi 15 meter. Air itu keluar dari pengeboran sumur artesis sedalam 60 meter. Lubang itu sudah dibiarkan seminggu karena tak ada air yang memancar saat dibor. Air yang awalnya menyembur bening berubah menjadi keruh, asin, dan berbau belerang setelah 3 jam berlalu.

Simak video 'Sumur Bor di Bojonegoro Tiba-tiba Semburkan Air Berbau Belerang':

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)