Ibu di Surabaya Meninggal Saat Insiden Rumah Ambruk, Anaknya Belum Tahu

Esti Widiyana - detikNews
Kamis, 26 Agu 2021 14:43 WIB
rumah ambruk di tambaksari surabaya
Lokasi rumah ambruk di Tambaksari (Foto: Esti Widiyana/detikcom)
Surabaya -

Anak semata wayang almarhumah Fitri Rina Wulandari (38), korban rumah ambruk di Jalan Tambaksari Selatan Surabaya, belum mengetahui ibunya meninggal. Naufal Arianto (13) masih dirawat di RSU dr Soetomo usai tertimpa reruntuhan rumahnya. Sementara Nani Sumarni (57) nenek Naufal sudah mengetahui jika menantunya meninggal dunia.

Musa Harianto (39) ayah Naufal mengaku hingga kini sengaja tidak memberitahukan jika ibunya meninggal.

"Belum tahu (Ibunya meninggal), cuman neneknya, ibu saya yang sudah dikasih tahu," kata Musa kepada detikcom saat ditemui di Gang 4, Kamis (26/8/2021).

Dia mengaku anaknya masih dirawat di RSU dr Soetomo. Selama ini dijaga adiknya lantaran dirinya masih sibuk mengurus rumahnya yang hancur dan tahlilan mendiang istrinya.

"Kondisinya masih butuh tes urine baru bisa pipis pagi ini, subuh lepas selang bisa pipis. Saya ga bisa keluar, masih mengurus rumah di sini. Sedangkan anak dijaga adik saya," tambah Musa.

Baca juga: Anak yang Selamat dari Insiden Rumah Ambruk di Surabaya Masih Nyeri Perut

Sementara Arif Junianto (35) saat menunggu keponakannya dirawat di RS mengaku Naufal masih menunggu hasil tes urine untuk mengetahui apakah ada gejala yang dirasakan setelah kejadian tersebut.

"Katanya sampai malam dikumpulkan urinenya biar tahu gejalanya. Bisa diajak omong. Gerak bisa, cuman masih merasa sakit di perut habis tertimpa (Bangunan). Belum dikasih tahu. Anaknya masih aktif, sehat, cuman masih sakit di perut," jelas adik kandung Musa Harianto (39) kepada detikcom.

Sebelumnya, lantai dua sebuah rumah di Jalan Tambaksari Selatan gang 4 nomor 11 ambruk menewaskan 1 orang. Peristiwa tak terduga itu terjadi pada Senin (25/8) sekitar pukul 08.30 WIB. Rumah ambruk itu sempat menimbun 3 orang.

Mereka yakni, Fitri Rina Wulandari (38) dan yakni Naufal Arianto (13) dan Nani Sumarni (57). Fitri meninggal dalam perjalanan dan Naufal serta Nani selamat dan dirawat di RSU dr Soetomo.

Kapolsek Tambaksari Kompol Akhyar mengatakan lantai dua yang ambruk bukan terbuat dari cor, melainkan kayu. Runtuhnya lantai juga menarik dinding tembok yang juga runtuh.

"Ambruknya lantai dua dikarenakan kayu yang lapuk karena usia dan dimakan rayap. Lantai dua sendiri disesaki barang yang cukup berat seperti lemari kayu, etalase, kasur, dan juga tas. Rumah itu sendiri ditempati sejak tahun 1960-an," tambahnya.

(fat/fat)