Anak yang Selamat dari Insiden Rumah Ambruk di Surabaya Masih Nyeri Perut

Esti Widiyana - detikNews
Kamis, 26 Agu 2021 13:04 WIB
rumah ambruk di tambaksari surabaya
Rumah ambruk (Foto: Esti Widiyana/detikcom)
Surabaya -

Naufal Arianto (13), salah satu korban rumah ambruk masih dirawat di RSU dr Soetomo. Meski kondisinya membaik dan tingkat kesadarannya normal, Naufal masih mengeluh sakit di bagian perut lantaran tertimpa reruntuhan bangunan rumah.

Hal itu diungkapkan paman korban, Arif Junianto (35) saat menunggu keponakannya dirawat di RS. Menurutnya, Naufal masih menunggu hasil tes urine untuk mengetahui apakah ada gejala yang dirasakan setelah kejadian tersebut.

"Katanya sampai malam dikumpulkan urinenya biar tahu gejalanya. Bisa diajak omong. Gerak bisa, cuman masih merasa sakit (Nyeri) di perut habis tertimpa (Bangunan). Belum dikasih tahu. Anaknya masih aktif, sehat, cuman masih sakit di perut," jelas adik kandung Musa Harianto (39) kepada detikcom, Kamis (26/8/2021).

Sementara Musa membenarkan anaknya masih dirawat di RSU dr Soetomo. Selama ini dijaga adiknya lantaran dirinya masih sibuk mengurus rumahnya yang hancur dan tahlilan mendiang istrinya.

Baca juga: 7 Fakta di Balik Tragedi Ambruknya Lantai Dua Rumah di Surabaya

"Kondisinya masih butuh tes urine baru bisa pipis pagi ini, subuh lepas selang bisa pipis. Saya ga bisa keluar, masih mengurus rumah di sini. Sedangkan anak dijaga adik saya," tambah Musa.

Untuk neneknya Nani, jelas Musa, kondisinya sehat dan dirawat di rumah kawasan Kapasari. "Nenek Alhamdulillah sehat. Belum ke sini (Tambaksari) masih di Kapasari," ujarnya.

Dari pantauan detikcom sejak pukul 10.00 WIB petugas Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP CKTR) Pemkot Surabaya membersihkan rumah Musa. Petugas terlihat mengambil puing-puing dan barang-barang yang ada di dalam rumah ambruk sekitar pukul 08.30 WIB, Rabu (25/8/2021).