Sempat Tertunda, Peledakan Bendungan Bagong di Trenggalek Kembali Dilanjutkan

Adhar Muttaqin - detikNews
Rabu, 25 Agu 2021 20:10 WIB
Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin pantau Peledakan Bendungan Bagong
Bupati Trenggalek pantau peledakan proyek Bendungan Bagong (Foto: Adhar Muttaqin/detikcom)

"Saling mengayomi lah, warga mengayomi lingkungan proyek, kemudian kami juga memfasilitasi. Hal-hal yang teknis seperti lahan permukiman kembali dan sebagainya telah dibicarakan dan semua sedang proses," tambahnya.

Sementara Pimpinan Proyek PT PP Jatiwangi KSO Bendungan Bagong, Lilik Malikhi Anta mengaku bersyukur karena pekerjaan bisa berjalan dengan lancar dan aman.

"Ini sekaligus untuk membuktikan bahwa peledakan betul-betul aman. Berjalan dengan metode yang sudah kami persiapkan dengan maksimal, kami memasang pagar (pelindung), memasang selimut blasting," tambahnya.

Dia menjelaskan peledakan ini terdapat 16 titik bahan peledak yang telah ditanam. Seluruhnya diledakkan dalam sekali ledakan.

Lilik mengaku peledakan kawasan Bendungan Bagong tersebut merupakan tahap penting dalam proyek pembangunan. Sebab lokasi yang diledakkan akan dibangun terowongan sepanjang 400 meter sebagai inlet pembuangan sementara aliran sungai.

"Tergetnya selama dua bulan selesai. Sehingga nanti akan kami jadwal apakah perdua hari atau tiga hari, menyesuaikan dengan skenario dari kami," jelasnya.

Sebelumnya proses peledakan di kawasan proyek nasional Bendungan Bagong sempat ditunda akibat adanya penolakan dari masyarakat sekitar pada 21 Agustus lalu. Saat itu puluhan warga menduduki lokasi dekat titik peledakan, mulai pagi hingga sore.

Aksi warga itu dilakukan lantaran masih trauma terhadap insiden peledakan yang berdampak pada sejumlah rumah warga. Selain itu warga juga menyuarakan sejumlah tuntutan lain, termasuk relokasi hingga ganti rugi lahan yang memadai.


(fat/fat)