Round-Up

Saat Gus Nur Bebas dan Tulis Buku-Ciptakan Lagu Selama 10 Bulan Dipenjara

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 25 Agu 2021 07:29 WIB
Surabaya -

Gus Nur akhirnya menghirup udara segar setelah 10 bulan menjalani hukuman penjara. Pria bernama asli Sugi Nur Raharja tersebut bebas dari rutan Bareskrim Polri setelah menjalani hukuman dalam kasus ujaran kebencian saat wawancara dengan Refly Harun.

"Iya, sudah keluar, bebas hari ini. Ya kami senang karena tadi dikabarin tim (pengacara) di Jakarta tadi," tutur Andry Ermawan, salah satu pengacara Gus Nur di Jatim, kepada detikcom, Selasa (24/8/2021).

Setelah bebas, lanjut Andry, Gus Nur mengaku akan tetap melakukan kegiatan dakwah. Gus Nur juga mengaku apa yang dialaminya tidak akan membuatnya berubah.

"Kalau menurut Gus Nur tadi, dia sebagai pendakwah ya dia tetap akan berdakwah dan menegakkan amar makruf nahi mungkar. Itu saja pesannya," ujar Andry.

Gus Nur bebasBuku yang ditulis Gus Nur (Foto: Dok. Andry Ermawan)

Andry mengatakan selama menjalani hukuman, Gus Nur telah menulis sebuah buku berjudul 'Yang Benar Dipenjara yang Salah Pestapora'. Tak hanya itu, 10 buah lagu juga telah diciptakan Gus Nur selama 10 bulan di penjara.

"Iya, betul. Dia nulis buku. Kalau lagu-lagunya saya gak tahu (judulnya). Soal sudah launcing belum tahu. Karena beliaunya menulis (saat) masih di dalam," lanjut Andry.

Gus Nur dalam pernyataannya usai bebas menegaskan bahwa dirinya di penjara bukan karena kriminal. Namun ia hanya dituduh sebagai provokator dan pemecah belah umat. Pernyataannya itu ditayangkan di akun YouTube MimbarTube.