Sebelum Tewas Ditusuk, Karyawan Warung Sate di Mojokerto Sempat Telepon Camer

Enggran Eko Budianto - detikNews
Selasa, 24 Agu 2021 20:29 WIB
pembunuhan di mojokerto
Warga memadati lokasi pembunuhan (Foto: Enggran Eko Budianto)
Mojokerto -

Riski Ardiyanto (27) tewas ditusuk orang tak dikenal di Dusun Kraton, Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Mojokerto. Sebelum tewas, karyawan warung sate ini disebut sempat menelepon calon mertuanya dan berteriak minta tolong.

"Jam 2 tadi (pukul 14.00 WIB) dia sempat telepon calon mertuanya untuk minta tolong, saat ditanya posisinya di mana, telepon mati," ungkap salah satu warga yang belum menyebutkan namanya karena keburu dibawa polisi untuk menjadi saksi kepada detikcom, Selasa (24/8/2021).

Sementara Kepala Dusun Kraton Saifudin (53) mengatakan teriakan minta tolong dari korban didengar salah seorang warganya, Yuni (45) sekitar pukul 14.30 WIB. Karena saat itu, korban berada di kebun bambu tepat di belakang rumah Yuni.

"Yuni tidak mengecek ke belakang karena mengantar anaknya mengaji. Sekitar 15 menit kemudian korban tewas di jalan," kata Saifudin.

Saifudin menjelaskan, teriakan minta tolong yang didengar Yuni ternyata dari Riski. Karyawan warung sate itu lantas berlari ke jalan Dusun Kraton dengan kondisi terluka. Korban akhirnya tewas di tepi jalan tepat di depan rumah warga. Jarak antara kebun bambu dengan jalan sekitar 50 meter.

"Kata warga korban minta tolong sambil lari dari kebun ke jalan. Tidak tahu siapa yang menusuk korban, juga berapa orang pelakunya," terangnya.

Yuni membenarkan dirinya sempat mendengar beberapa kali teriakan minta tolong dari korban sekitar pukul 14.30 WIB. Suara minta tolong berasal dari kebun bambu tepat di belakang rumahnya. Hanya saja, ia tak berani mengecek langsung kondisi di arah suara tersebut.

"Tidak tahu ada berapa orang di kebun saat itu dan apa yang terjadi. Setelahnya korban sempat jalan kaki dari belakang rumah, kondisi sudah luka, lalu meninggal di pinggir jalan, tak ada yang berani menolong," ungkap Yuni.

Sehari-hari Riski bekerja di warung sate milik calon mertuanya, Amin di Jalan Raya Trowulan, Mojokerto. Pemuda asal Dusun Bandaran, Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Jombang ini juga sempat menelepon Amin sebelum ditemukan tewas.

Saat Tim Identifikasi Satreskrim Polres Mojokerto memeriksa jasad Riski, pemuda bertubuh gemuk ini menderita luka tusuk pada dada kiri dan perut. Kapolsek Trowulan Kompol Imam Mahmudi menduga, korban tewas ditusuk orang tak dikenal di kebun bambu belakang rumah Yuni.

"Kemungkinan korban ditusuk atau ditikamnya di belakang rumah. Namun, kemungkinan dia lari lalu terjatuh dan meninggal di Jalan Kraton, Desa Temon," tandasnya.

Riski ditemukan warga tewas jadi korban pembunuhan di tepi jalan Dusun Kraton, Desa Temon sore tadi sekitar pukul 14.30 WIB. Posisi korban tengkurap di bawah pohon tepat di depan rumah warga. Riski masih memakai kaus dan celana panjang hitam.

Polisi baru menemukan sepasang sandal dan ponsel milik korban. Sebuah kunci sepeda motor ditemukan di saku celana korban. Sedangkan sepeda motor yang diduga dipakai korban belum ditemukan.

Simak juga 'Senggolan Saat Joget, ABG Tusuk Pengunjung Kafe Pakai Badik':

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)