Karyawan Warung Sate di Mojokerto Tewas Ditusuk

Enggran Eko Budianto - detikNews
Selasa, 24 Agu 2021 19:43 WIB
pembunuhan di mojokerto
Polisi mengevakuasi dan melakukan olah TKP (Foto: Enggran Eko Budianto)
Mojokerto -

Seorang karyawan warung sate ditemukan tewas di tepi jalan Dusun Kraton, Desa Temon, Trowulan, Mojokerto. Korban tewas akibat luka tusuk di dada kiri dan perut.

Korban diketahui bernama Riski Ardiyanto (27), warga Mojoagung, Jombang. Sehari-hari ia bekerja di warung sate milik calon mertuanya, Amin di Jalan Raya Trowulan, Mojokerto.

Riski tewas dengan posisi tengkurap di tepi jalan Dusun Kraton. Banyak darah pada perut dan punggungnya. Ia tengkurap di bawah pohon tepat di depan rumah warga. Pria bertubuh gemuk ini masih memakai kaus dan celana warna hitam.

Kepala Dusun Kraton Saifudin (53) mengatakan, jasad Riski ditemukan warga sekitar pukul 14.30 WIB. Pihaknya langsung melaporkan tewasnya korban ke Polsek Trowulan.

"Saya ditelepon warga ada kasus pembunuhan. Setelah ke TKP, saya langsung lapor ke polsek. Saya ajak calon mertua korban ke TKP untuk memastikan, ternyata benar, lalu dia menangis dan pingsan," kata Saifudin kepada wartawan di lokasi, Selasa (24/8/2021).

Penemuan jasad Riski sontak menjadi tontonan warga sekitar. Polisi pun menghalau warga dengan memasang garis mengelilingi TKP.

Sejumlah anggota Unit Reskrim Polsek Trowulan dan Satreskrim Polres Mojokerto melakukan olah TKP dan menggali keterangan dari para saksi. Sekitar pukul 16.50 WIB, Tim Identifikasi Satreskrim Polres Mojokerto tiba di lokasi untuk memeriksa jasad Riski.

Terlihat karyawan warung sate ini menderita luka tusuk pada dada kiri dan perut. Petugas menemukan kunci sepeda motor pada saku celana korban. Mayat Riski dievakuasi ke RSUD Prof dr Soekandar, Mojosari, Mojokerto sekitar pukul 17.00 WIB.

"Yang kami temukan baru sandal dan ponsel korban. Untuk sepeda motor masih belum ada informasi," kata Kapolsek Trowulan Kompol Imam Mahmudi.

Imam menjelaskan Riski diduga tewas ditusuk orang tak dikenal di kebun bambu di belakang rumah Yuni (45), warga Dusun Kraton. Selanjutnya, korban berlari dengan kondisi terluka ke jalan. Jarak kebun dengan jalan sekitar 50 meter.

"Kemungkinan korban ditusuk atau ditikamnya di belakang rumah. Namun, kemungkinan dia lari lalu terjatuh dan meninggal di Jalan Kraton, Desa Temon," tandas Imam.

(iwd/iwd)