Pasien COVID-19 yang Juga Karyawan RS di Mojokerto Kabur dari Ruang Isolasi

Enggran Eko Budianto - detikNews
Minggu, 22 Agu 2021 13:40 WIB
Poster
Ilustrasi Foto: Edi Wahyono
Mojokerto -

Seorang pasien COVID-19 kabur dari ruangan isolasi RSUD RA Basoeni di Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Ternyata pasien pria berinisial S (48) itu karyawan rumah sakit tersebut sehingga ia bisa kabur dengan mudah.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD RA Basoeni dr Ulum Rokhmat Rokhmawan mengatakan S diisolasi sejak Rabu (18/8) karena positif COVID-19. Pria asal Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto itu ketahuan positif terinfeksi Virus Corona saat manajemen rumah sakit menggelar pemeriksaan (screening) rutin terhadap para tenaga kesehatan (nakes).

Pemeriksaan tersebut, menurut dr Ulum, selama ini menjadi prosedur RSUD RA Basoeni untuk mencegah penyebaran penyakit menular, termasuk COVID-19. Selain positif terinfeksi Virus Corona, S yang tercatat sebagai karyawan bagian gudang logistik RSUD RA Basoeni juga mempunyai komorbid hipertensi dan diabetes.

"Selama pandemi COVID-19 ini kami screening hampir setiap hari 10-25 nakes menggunakan tes cepat molekuler (TCM) milik kami dengan memperhatikan kapasitas untuk pasien yang dirawat, kapasitas SDM dan alat pemeriksaan. Selain merawat pasien, kami juga harus melindungi para nakes. Alhamdulillah sebagai RS rujukan COVID-19 tidak ada nakes kami yang meninggal dunia akibat Corona," kata dr Ulum kepada detikcom, Minggu (22/8/2021).

Sesuai prosedur yang diterapkan di RSUD RA Basoeni terhadap pasien COVID-19, S saat itu menjalani pemeriksaan medis secara menyeluruh. Mulai dari pemeriksaan fisik, laboratorium hingga foto toraks. S lantas diisolasi di RIC19 B4 khusus nakes dan petugas layanan publik yang sudah disiapkan rumah sakit milik Pemkab Mojokerto tersebut.

Keesokan harinya, Kamis (19/8) sekitar pukul 16.00 WIB, S kabur dari ruangan isolasi. Karyawan bagian gudang logistik RSUD RA Basoeni ini baru ketahuan kabur saat petugas medis melakukan pemeriksaan sekitar pukul 20.00 WIB.

"Karena dia pegawai RSUD RA Basoeni dia tahu betul caranya kabur. Padahal, pengamanan kami sudah ketat," terang dr Ulum.

Malam itu juga, lanjut dr Ulum, Satgas COVID-19 RSUD RA Basoeni bersama Satgas COVID-19 Kecamatan Gedeg mencari S. Satgas menemukan S di rumahnya yang terletak di Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. S akhirnya bersedia kembali diisolasi di RIC19 B4 sekitar pukul 23.00 WIB.

"S pulang karena tidak kerasan di ruangan isolasi," tandasnya.

(iwd/iwd)