Pria Ini Terciduk Karena Mabuk Berat Usai Bawa Kabur Motor Teman di Blitar

Erliana Riady - detikNews
Sabtu, 21 Agu 2021 17:57 WIB
Pelaku yakni Mohammad Yulianto (41), warga Desa Tumpang, Kecamatan Talun. Pada Rabu (18/8) sekitar pukul 16.00 WIB, dia turun dari bus di Terminal Patria Kota Blitar. Pelaku kemudian menelepon temannya, Saiful Ichan (38) warga Desa Bangle, Kecamatan Kanigoro minta tolong dijemput.
Pelaku pencurian motor, Mohammad Yulianto (tengah)/Foto: Istimewa
Blitar -

Seorang pria terciduk karena mabuk berat. Ia ditangkap karena membawa kabur motor temannya di Blitar.

Pelaku yakni Mohammad Yulianto (41), warga Desa Tumpang, Kecamatan Talun. Pada Rabu (18/8) sekitar pukul 16.00 WIB, dia turun dari bus di Terminal Patria Kota Blitar. Pelaku kemudian menelepon temannya, Saiful Ichan (38) warga Desa Bangle, Kecamatan Kanigoro minta tolong dijemput.

Karena sudah lama berkawan akrab, Saiful lalu menjemput Yulianto dengan naik motor Honda Scoopy warna cokelat hitam, nopol AG-5521-OAD. Namun dalam perjalanan, Yulianto minta Saiful menghentikan kendaraannya di sebuah toko untuk membeli miras. Mereka berdua kemudian pulang ke rumah Saiful dan minum miras jenis arak sampai larut malam.

Karena merasa lapar, Saiful yang dalam kondisi mabuk berat meminta Yulianto memboncengnya untuk membeli makanan. Tiba di sebuah toko bunga di Desa Bangle, Saiful minta berhenti karena akan menemui seorang teman.

"Saat pemilik motor turun lalu masuk toko, pelaku memacu motor ke arah barat sampai memasuki wilayah Tulungagung," papar Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Ardyan Yudi Setyantono saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (21/8/2021).

Mengetahui motornya dibawa kabur, korban langsung melaporkannya ke Polres Blitar. Sedangkan pelaku diketahui tidur di sekitar Pasar Ngemplak, Ngunut. Pada Kamis (19/8) sekitar pukul 05.00 WIB, pelaku terbangun dan berencana untuk menjual kendaraan tersebut.

Tapi karena masih merasa pusing efek minum minuman keras sebelumnya, pelaku kemudian menuju rumah temannya di Desa Soko, Kecamatan Ngunut. Di situ, pelaku kembali tertidur dan baru bangun sekitar pukul 13.00 WIB. Tuan rumah kemudian menyuguhi pelaku makanan. Merasa kenyang dan masih di bawah pengaruh miras, pelaku tertidur kembali.

"Jumat (20/8) sekitar pukul 00.30 WIB, kami berhasil deteksi keberadaannya dan kami bangunkan di rumah temannya itu. Karena barang bukti juga ada di lokasi, maka pelaku langsung kami amankan. Kondisinya masih teler pengaruh miras," pungkasnya.

(sun/bdh)