Resmikan Layanan Baru RSU Soetomo, Khofifah Ingin Jatim Siaga Lawan COVID-19

Hilda Meilisa - detikNews
Jumat, 20 Agu 2021 20:32 WIB
Gubernur Khofifah Resmikan Sejumlah Layanan Baru RSU Soetomo
Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya -

Gubernur Khofifah Indar Parawansa meresmikan sejumlah layanan baru di RSU dr Soetomo Surabaya. Khofifah mengatakan hal ini penting untuk kesiapsiagaan dalam melawan COVID-19.

Khofifah memaparkan beberapa layanan yang diresmikan yakni Ruang Infeksi Khusus (RIK) 7, Ruang Wijaya Kusuma untuk VIP, Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) dan obgin klinik.

Di kesempatan ini, Khofifah mengatakan tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) baik di rumah sakit, di Intensive Care Unit (ICU), isolasi, Rumah Sakit Darurat COVID-19 dan Rumah Observasi sudah menurun. Kendati demikian, Khofifah ingin semua pihak tetap siaga terkait potensi lonjakan kasus COVID-19.

"Tapi kesiapsiagaan harus ditingkatkan, berangkat dari pengalaman kemarin ketika terjadi lonjakan kasus secara eksponensial, pasien di RSU dr Soetomo ada yang sampai ke selasar. Kita tentu tidak ingin COVID-19 melonjak lagi kasusnya," ujar Khofifah di RSU dr Soetomo Surabaya, Jumat (20/8/2021).

Tak hanya itu, Khofifah menyebut pihaknya tak hanya berusaha mengendalikan agar penyebaran COVID-19 terus menurun. Namun juga tetap melakukan kesiapsiagaan.

"Oleh karena itu Soetomo menambah HCU, ICU di bawah. Ada sebanyak 29 tempat tidur di ICU yang ditambahkan per hari ini," imbuhnya.

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini menambahkan sejumlah layanan baru ini menunjukkan Jatim tangguh dan tumbuh di tengah kesulitan saat pandemi COVID-19.

"Di tengah pandemi para filantropis itu bergotong royong memberikan support untuk pelayanan kesehatan di RSU dr Soetomo. Ini harus dilihat sebagai satu kesatuan, ada semangat para filantropis bahwa dalam keadaan sulit, Insyaallah kita tangguh dan kita tumbuh," papar Khofifah.

Sementara Direktur Utama RSU dr Soetomo Surabaya dr. Joni Wahyuhadi menjelaskan Ruang Infeksi Khusus (RIK) 7 mempunyai layanan Intensive Care Unit (ICU) dan High Care Unit (HCU) di lantai 2. Sedangkan lantai 3 dan 4 akan digunakan untuk loket.

"ICU besok Insyaallah bisa langsung digunakan. Nantinya pasien di IGD dan RIK 1 akan kita pindah ke RIK 7. RIK 1 akan kita istirahatkan karena sudah 1,5 tahun ruangannya tidak istirahat," jelas Joni.

Joni membeberkan dengan diresmikannya RIK 7 ini, daya tampung ruang rawat pasien COVID-19 bertambah hingga 200 hingga 270 pasien. Yang mana bisa mencapai 745 pasien.

"Kapasitas tambahan 200 sampai 270 pasien bisa. Total kapasitas bisa menampung 745 pasien. Jumlah pasien 192 saat ini," ungkapnya.

Sedangkan terkait mobil jantung keliling, Joni mengatakan hal ini sesuai dengan yang disampaikan Gubernur Khofifah jika RSU dr Soetomo harus tetap melayani orang sakit jantung. Lalu, untuk layanan obgin klinik, akan difokuskan pada ibu hamil.

"Selama pandemi ini banyak orang sakit jantung yang tidak tertangani dengan baik. Nah, ini kita jemput dengan mobil itu. Orang hanya perlu menggunakan aplikasi Soetomo lalu yang bersangkutan akan dijemput dengan mobil ini," imbuh Joni.

"Tadi disampaikan ibu gubernur bahwa banyak rumah sakit yang melayani ibu hamil dengan positif COVID-19. Ini melayani, sifatnya dari biasa sampai VIP. Jadi kita upayakan sesuai dengan arahan bu gubernur. Kondisi siapapun RSU dr Soetomo harus melayani," pungkasnya.

(hil/fat)