Satgas COVID-19 Banyuwangi Kembali Jemput Pasien Isoman ke Tempat Isoter

Ardian Fanani - detikNews
Rabu, 18 Agu 2021 17:55 WIB
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat memimpin apel gelar pasukan, dalam rangka percepatan pemindahan pasien isoman ke isoter di Lapangan Taman Blambangan, Rabu (18/8/2021).
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani/Foto: Ardian Fanani/detikcom
Banyuwangi - Satgas COVID-19 Banyuwangi kembali menjemput pasien isoman ke isolasi terpusat. Ini untuk menurunkan risiko gejala COVID-19.

Satgas COVID-19 bakal bergerak serentak. Satgas menargetkan, 20 persen warga isoman dipindah ke tempat isoter dari setiap kecamatan per hari.

"Saya minta satgas kecamatan untuk secara persuasif mengajak warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah, agar dipindahkan ke isoter. Lakukan pendekatan yang baik, beri penjelasan bahwa ini untuk menghindari risiko yang lebih berat, seperti keterlambatan penanganan medis," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat memimpin apel gelar pasukan, dalam rangka percepatan pemindahan pasien isoman ke isoter di Lapangan Taman Blambangan, Rabu (18/8/2021).

Hadir dalam apel yakni Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Inf Yuli eko Purwanto, Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu, anggota DPRD Banyuwangi, Sekretaris Daerah Banyuwangi Mujiono, serta perwakilan dari Lanal, Pengadilan Negeri, dan Kejaksaan Negeri Banyuwangi.

Saat ini di Banyuwangi terdapat 23 fasilitas isolasi terpusat yang tersebar di berbagai kecamatan. "Selain menekan potensi penularan, isolasi terpusat juga memudahkan tenaga medis dalam melakukan penanganan pasien untuk mempercepat pemulihan sekaligus bisa mengurangi risiko keparahan pasien," kata Ipuk.

Selain yang ada di kecamatan-kecamatan, Banyuwangi juga memiliki tempat isolasi terpusat tingkat kabupaten. Yaitu di Balai Diklat ASN yang berkapasitas 130 pasien, dan bisa dikembangkan hingga 150 pasien.

"Bagi mereka yang komorbid atau kondisi tempat isomannya tidak memungkinkan untuk dilakukan disiplin prokes yang ketat di antara penghuninya, maka ajak mereka ke isoter. Isolasi terpusat ini kita harapkan mengurangi potensi penularan, sehingga otomatis menekan jumlah kasus aktif," ujarnya.

"Nomor kontak dan alamat tempat isolasi di seluruh kecamatan juga telah kami sebar, seperti di media sosial. Silakan dimanfaatkan," tambah Ipuk.

Dalam kesempatan itu, Ipuk mengungkapkan bahwa Satgas COVID-19 di tingkat desa maupun kecamatan terus meningkatkan fasilitas isoter di lingkupnya. "Kesiapannya terus kami tingkatkan, termasuk soal vitamin, obat, bed, oxymeter, makanan sehari-hari, kami cek terus," imbuh Ipuk.

Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Inf Yuli Eko Purwanto menegaskan, minimal 20 persen warga isoman dipindah ke tempat isoter dari setiap kecamatan per hari. Sehingga dalam satu minggu semua pasien sudah berada di tempat isoter.