Emak-emak Penjual Sayur di Lamongan Gelar Upacara HUT RI Sambil Berbagi Nasi

Eko Sudjarwo - detikNews
Selasa, 17 Agu 2021 11:05 WIB
upacara penjual sayur di lamongan
Penjual sayur menggelar upacara dengan caranya sendiri (Foto: Eko Sudjarwo)
Lamongan -

Pandemi tidak menghalangi warga merayakan kemerdekaan RI yang ke-76 tahun. Seperti yang dilakukan penjual sayur dan makanan keliling di Lamongan ini yang menggelar upacara peringatan HUT ke-76 RI dengan cara mereka dan diakhiri dengan berbagi.

Puluhan emak-emak penjual sayur dan makanan keliling yang tergabung dalam Komunitas Rengkek Lamongan (Korela) yang ada di Desa Latukan, Kecamatan Karanggeneng ini punya cara tersendiri untuk memperingati HUT RI di tengah pandemi COVID-19. Mereka menggelar upacara bendera sambil tetap membawa keranjang dagangan (rengkek) mereka di lapangan desa setempat.

"Upacara bendera ini kami gelar selain sebagai ungkapan kecintaan kami terhadap Indonesia, tanah air kami yang tengah memperingati hari kemerdekaannya," kata pembina Korela Abdul Khowi kepada wartawan usai pelaksanaan upacara, Selasa (17/8/2021).

Tetap dengan rengkek yang penuh barang dagangan berupa sayur dan makanan kecil yang biasa mereka dagangkan, para pedagang ini menggelar upacara layaknya upacara bendera lainnya. Para pedagang ini juga tetap menaati aturan protokol kesehatan dengan tetap memakai masker dan menjaga jarak selama upacara berlangsung.

"Selain sebagai ungkapan syukur atas kemerdekaan, apa yang dilakukan oleh Korela ini juga sebagai doa agar pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia bisa segera berlalu," ujar Khowi.

upacara penjual sayur di lamonganEmak-emak penjual sayur ini ikuti upacara sambil membawa rengkek (Foto: Eko Sudjarwo)

Selain membawa rengkek, para pedagang ini juga membawa nasi bungkus yang ada di rengkek mereka masing-masing. Bukan untuk dijual, nasi bungkus itu akan mereka bagikan ke warga terdampak pandemi COVID-19. Khowi menyebut, agar upacara bendera berlangsung seperti layaknya upacara sebenarnya seperti yang dilakukan di instansi, mereka melibatkan perangkat desa dalam pelaksanaan upacara.

"Upacara ini melibatkan perangkat desa agar susunan upacara dan protokol upacara bisa berlangsung lebih khidmat," akunya.

Salah seorang pedagang keliling anggota Korela, Hermin Ningsih mengatakan mereka dengan sukacita mengikuti upacara ini karena ingin merayakan dan memperingati kemerdekaan RI. Hermin mengaku menyediakan 700 bungkus nasi untuk dibagikan ke warga usai pelaksanaan upacara.

"Kami ingin agar pandemi ini segera berlalu agar kami bisa berdagang secara normal kembali seperti dulu," ungkap Hermin.

Ketika upacara usai, para penjual sayuran dan makanan ini pun bergegas naik ke motor yang terparkir di sebelahnya. Bukan untuk membubarkan diri atau berdagang, mereka kemudian memacu motor mereka keliling kampung untuk membagikan nasi bungkus kepada warga terdampak pandemi COVID-19.

upacara penjual sayur di lamonganUsai upacara, para penjual sayur ini bagikan nasi bungkus (Foto: Eko Sudjarwo)

"Nasi bungkus ini kami sediakan untuk warga terdampak pandemi agar warga juga bisa terbantu dengan menikmati sarapan pagi," imbuh Hermin.

Hermin mengungkapkan berbagi nasi bungkus di hari peringatan kemerdekaan RI ke-76 tahun ini, lanjut Hermin, sebagai ungkapan solidaritas sosial mereka.

"Nasi bungkus ini kami sisihkan dari hasil jualan selama setahun ini," pungkasnya.

Di hari kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia, detikcom juga punya acara seru untuk detikers yaitu Parade 17an di detikcom yang bisa kamu akses melalui detik.com/parade17an

(iwd/iwd)