Sepinya Upacara HUT RI di Wisata Gili Ketapang Hanya Diikuti Segelintir Orang

M Rofiq - detikNews
Selasa, 17 Agu 2021 10:06 WIB
upacara bendera di wisata pulau Gili Ketapang
Sepinya upacara bendera di wisata Pulau Gili Ketapang (Foto: M Rofiq)
Probolinggo - Siapa yang tidak mengenal keindahan wisata Pulau Gili Ketapang yang terkenal akan wisata bawah lautnya. Pulau yang berjarak sekitar 3 mil laut dari Pelabuhan Tanjung Tembaga Kota Probolinggo ini memiliki pantai yang indah dengan pasir berwarna putih terhampar di setiap sisi pulau.

Selain itu, pemandangan bawah lautnya juga tidak kalah indahnya. Berbagai jenis ikan dan terumbu karang ada di pantai bawah lautnya yang konon keindahan alam lautnya merupakan salah satu yang terbaik di Jawa Timur.

Namun sayang, sejak pandemi COVID- 19, ditambah diperpanjangnya PPKM membuat wisata alam ini tutup total.

upacara bendera di wisata pulau Gili KetapangUpacara bendera di wisata pulau Gili Ketapang hanya diikuti segelintir operator snorkeling (Foto: M Rofiq)

Meski demikian sejumlah operator snorkeling tetap semangat dalam memperingati HUT ke-76 RI. Sejumlah operator snorkeling tetap menggelar upacara bendera. Karena masih di suasana pandemi COVID- 19, upacara kali ini tak melibatkan pengunjung. Pesertanya hanya beberapa operator snorkeling saja.

Meski hanya berbekal tiang sederhana dan bendera berukuran kecil, upacara tetap khidmat. Para peserta khidmat mengikuti upacara dengan melakukan hormat bendera.

Nur Zaelani, salah satu operator snorkeling hanya mempunyai satu haraan di HUR+T RI ini yakni pemerintah segera membuka kembali wisata ini. Agar perputaran ekonomi, khususnya sektor kepariwisataan serta pelaku jasa wisata kembali menggeliat.

"Semua operator wisata yang ada di Kabupaten Probolinggo berharap pemerintah memberi peluang ke sektor wisata di saat pandemi COVID- 19, agar tidak semua para pelaku usaha wisata bangkrut Dan juga untuk menggeliatkan perekonomian di negara kita" ujar Zaelani.

Selama wisata snorkeling Pulau Gili Ketapang, Kabupaten Probolinggo ini tutup, kata Zaelanu, banyak pekerja maupun pelaku UMKM di lokasi wisata berpindah kerja serabutan, salah satunya menjadi ABK kapal nelayan.

"Dampak tutup wisata Snorkeling di Pulau Gili, banyak guide dan warung-warung, berpindah haluan menjadi ABK kapal nelayan," tandas Zaelani.

Di hari kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia, detikcom juga punya acara seru untuk detikers yaitu Parade 17an di detikcom yang bisa kamu akses melalui detik.com/parade17an (iwd/iwd)