Vaksinasi di Gresik, HIPMI Sasar Warga Pesisir dan Kaum Difabel

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Senin, 16 Agu 2021 20:36 WIB
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melakukan pengukuhan pasukan Paskibraka. Ini menjelang upacara bendera pada 17 Agustus 2021.
Vaksinasi COVID-19 di Gresik/Foto: Istimewa
Gresik -

Vaksinasi COVID-19 di Pelabuhan Gresik yang dimulai hari ini berjalan lancar. Vaksinasi mengutamakan masyarakat pesisir dan kaum difabel.

Vaksinasi ini digelar Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jawa Timur dan Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Gresik. Yang bekerja sama dengan PT Maming Enam Sembilan dan PT Borneo Indobara (BIB).

Ketua Umum BPP HIPMI Mardani H Maming mengungkapkan, pelaksanaan vaksinasi dilakukan secara nasional untuk membantu percepatan vaksinasi nasional. Vaksinasi akan berlanjut hingga 21 Agustus 2021, dengan target 10.000 dosis pertama.

"Ini adalah upaya pengusaha muda untuk membantu pemerintah melakukan vaksinasi. Melalui HIPMI Peduli, total dana yang terkumpul Rp 21 miliar yang akan disalurkan ke seluruh Indonesia. Ini adalah kota kedua setelah Jakarta. Selanjutnya nanti akan dilaksanakan di Banten, Jawa Barat dan Solo," ujar Maming saat menghadiri vaksinasi COVID-19 di Gresik, Senin (16/8/2021).

Maming mempunyai cerita mengapa melaksanakan vaksinasi di Gresik. Rupanya, pengusaha muda papan atas ini ingin bernostalgia dengan masyarakat Gresik. Karena di masa kecil sering diajak sang ayah ke Gresik untuk mengirim kayu.

"Selain itu, kami memilih sasaran vaksinasi ke masyarakat pesisir karena ingin membantu agar ekonomi masyarakat pesisir atau maritim cepat bangkit. Ini sesuai dengan arahan Bapak Presiden Joko Widodo untuk melakukan percepatan vaksinasi bagi masyarakat menengah ke bawah, khususnya masyarakat maritim. Untuk itu kami hadir di pesisir pantai, pasar tradisional dan lainnya agar masyarakat sekitar tidak merasa kesulitan untuk mendapatkan vaksinasi," imbuh Mantan Bupati Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan itu.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Timur Rois Sunandar Maming mengatakan, program vaksinasi ini diharapkan bisa melindungi masyarakat dari Corona, agar ekonomi dapat kembali bergeliat.

"Agar laju pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir menjadi lebih baik, karena dengan imunitas semua bisa berjalan dengan lancar," kata Rois.

Ia mengatakan, pandemi telah menyebabkan ekonomi mandek dan tidak berjalan normal. Saat ini, banyak pengusaha yang mengeluh karena tidak bisa bekerja maksimal.

"Meski demikian, pengusaha masih bisa bertahan, terlebih saat ini aktivitas ekonomi juga sudah mulai dilonggarkan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Untuk itulah peran vaksinasi bagi pengusaha sangat penting agar roda ekonomi bisa cepat kembali berjalan," ucapnya.