Vaksinasi di Jatim: Kota Mojokerto dan Surabaya Tertinggi, Sampang Terendah

Faiq Azmi - detikNews
Sabtu, 14 Agu 2021 19:44 WIB
The covid-19 vaccine is injected into a young womans hand.
Foto: Getty Images/iStockphoto/fpphotobank
Surabaya -

Program vaksinasi dosis pertama di Jawa Timur saat ini menyentuh angka 8.151.260 atau 25,61 persen. Untuk vaksinasi dosis kedua, telah menyentuh angka 4.124.604 atau 12,96 persen.

Data dari Satgas COVID-19 Jatim yang diterima detikcom, secara persentase, Kota Mojokerto menjadi daerah dengan capaian vaksinasi dosis pertama tertinggi, yakni 98,43 persen. Untuk dosis kedua di Kota Mojokerto, sudah mencapai 41,27 persen.

Selanjutnya di Kota Surabaya yakni 72,56 persen untuk vaksinasi dosis pertama. Untuk vaksinasi dosis kedua telah mencapai 45,85 persen. Lalu di Kota Kediri, vaksinasi dosis pertama telah mencapai 63,18 persen. Untuk vaksinasi dosis kedua 34,48 persen.

Sementara, daerah dengan capaian vaksinasi terendah yakni di Sampang 6,87 persen untuk dosis pertama. Untuk dosis kedua baru 3,07 persen.

Kemudian di Sumenep, capaian vaksinasi dosis pertama baru 9,02 persen. Untuk dosis kedua baru mencapai 4,70 persen. Lalu di Bangkalan, vaksinasi dosis pertama baru mencapai 9,54 persen. Untuk vaksinasi dosis kedua baru 5,09 persen.

Stok dosis vaksin di Jatim sendiri saat ini sebanyak 2.554.359 dosis. Jumlah dosis ini dimiliki oleh Pemprov Jatim, Pemkab, termasuk yang dimiliki faskes milik TNI-Polri.

Ada sejumlah daerah yang masih memiliki stok dosis vaksin cukup banyak yakni Banyuwangi. Ada 291.895 dosis vaksin yang belum terpakai. Capaian vaksinasi dosis pertama di Banyuwangi saat ini baru 35,18 persen. Untuk dosis kedua, capaian vaksinasi di Banyuwangi baru 7,26 persen.

Secara total, vaksinasi di Jatim telah menyasar 8.151.260 penduduk atau 25,61 persen dari target. Untuk vaksinasi dosis kedua, telah menyasar 4.124.604 penduduk atau 12,96 persen.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menargetkan, vaksinasi bisa menyasar 31.826.206 penduduk Jatim.

"Target vaksinasi di Jatim 31,8 juta. Memang kita berharap ada percepatan dropping dosis vaksin ke Jatim. Karena warga Jatim semangat sekali ikut vaksinasi," ujar Khofifah beberapa waktu lalu.

(fat/fat)