Pemkot Imbau Warga Surabaya Tak Gelar Malam Tirakatan-Lomba Agustusan

Esti Widiyana - detikNews
Minggu, 15 Agu 2021 20:19 WIB
Balai Kota Surabaya
Foto: Esti Widiyana
Surabaya - Pemkot Surabaya melarang kegiatan malam tirakatan dan syukuran menjelang hari kemerdekaan dan lomba memperingati HUT ke-76 RI. Ini dilakukan untuk menghindari kerumunan yang menyebabkan penularan COVID-19.

Hal ini tertuang dalam SE nomor 003.1/9260/436.8.4/2021 tentang pedoman HUT ke-76 RI tahun 2021 yang dikeluarkan oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, pada 13 Agustus 2021.

"Seluruh Masyarakat untuk tidak melaksanakan kegiatan lomba dan malam tirakatan/tasyakuran serta kegiatan lainnya yang dapat menimbulkan kerumunan dalam memperingati Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kemerdekaan RI tahun 2021 di wilayah masing-masing," tulis SE yang ditandatangani oleh Eri, Minggu (15/8/2021).

Imbauan agar tidak menyelenggarakan pengajian malam tirakat dan lomba tertuang pada poin terakhir, yakni no 12. Aturan ini mengikuti instruksi dan SE Mendagri.

"Ini sesuai dengan SE Mendagri," tambahnya.

Pemkot Surabaya berencana menggelar upacara Pengibaran Bendera Merah Putih peringati HUT RI secara terbatas. Hanya 30 orang saja yang bakal hadir. Jumlah tersebut juga termasuk pasukan pengibar bendera yang hanya 8 orang. Sisanya adalah tamu undangan.

Sementara di Kota Surabaya, saat ini kasus COVID-19 aktif per 12 Agustus 2021 ada 4.669 dari total komulatif 60.100. Sementara pasien sembuh selama pandemi ada 52.250 orang.

(fat/fat)