Pelaku UMKM di Sidoarjo Minta PPKM Tidak Diperpanjang: Bisa Bikin Bangkrut

Suparno - detikNews
Senin, 09 Agu 2021 18:09 WIB
intako
Intako yang sepi, tidak ada pembeli (Foto: Suparno)
Sidoarjo -

PPKM memberi dampak signifikan bagi dunia usaha. Salah satunya adalah pelaku UMKM di Sidoarjo yang berharap PPKM tidak diperpanjang.

Ketua Industri Tas dan Koper (Intako) Syaroni Arif mengatakan sejak PPKM diberlakukan, semua pengusaha yang tergabung dalam koperasi Intako sangat terdampak. Selama PPKM level 4 tidak ada pembeli yang datang ke perajin kulit di daerah Tanggulangin Sidoarjo tersebut.

"Bahkan selama dua bulan, mulai Juli dan Agustus kami tidak bisa membayar karyawan koperasi Intako," kata Syaroni di Kantornya, Senin (9/8/2021).

Syaroni mengatajan salah satu penyebab tak adanya pembeli adalah penyekatan yang dilakukan saat PPKM. Banyaknya penyekatan membuat tidak ada pembeli datang ke lokasi perajin kulit di Tanggulangin. Hingga saat ini pihaknya sangat kesulitan untuk membayar angsuran bank.

"Jangankan angsuran, bunganya saja tidak kuat bayar. Kami berharap pihak Pemkab Sidoarjo sudi memberikan solusinya," jelas Syaroni.

Kemarin ada beberapa pengusaha UMKM di Tanggulangin ini merasa berduka, bahkan ada beberapa pengusaha yang mengibarkan bendera putih. Mereka terpaksa melakukan itu karena hampir semua pengusaha UMKM di Tanggulangin ini bangkrut atau kolaps.

"Dengan gerakan itu bukan berarti pengusaha UMKM di Tanggulangin menolak PPKM. Yang kami harapkan Pemkab Sidoarjo harus memberikan solusinya, bagaimana cara semua UMKM ini tidak bangkrut," tandas Syaroni.

Keluha juga disampaikan oleh Lutfi, salah satu perajin kulit di Tanggulangin. Lutfi mengatakan jika PPKM diperpanjang, maka itu akan mengganggu pertumbuhan ekonomi, terutama ekonomi masyarakat pelaku UMKM di Tanggulangin Sidoarjo.

"Banyak masyarakat susah akibat pandemi, tapi juga beri ruang masyarakat untuk berkreasi dan berimprovisasi dalam rangka mencari nafkah untuk keluarga," kata Lutfi.

Penerapan penekanannya adalah bagaimana semua instrumen masyarakat konsisten dengan prokes yang sudah pemerintah sampaikan. Dengan adanya penyekatan jalan berdampak tidak ada pembeli yang datang ke lokasi kerajinan kulit di Sidoarjo,

"Sejak PPKM Darurat berlangsung, orang enggan bepergian, sehingga masyarakat Tanggulangin perajin kulit tidak ada pembeli, bila ini diteruskan bisa bikin bangkrut," tandas Lutfi.

(iwd/iwd)