Usai Digembok Kades, Pelayanan Puskesmas di Jombang Ini Kembali Normal

Enggran Eko Budianto - detikNews
Rabu, 04 Agu 2021 15:51 WIB
puskesmas digembok
Pelayanan Puskesmas Bandar Kedungmulyo kembali seperti biasa setelah sempat digembok (Foto: Enggran Eko Budianto)
Jombang -

Pintu gerbang Puskesmas Bandar Kedungmulyo, Jombang yang sempat digembok seorang kepala desa (Kades), telah dibuka. Kini pelayanan di puskesmas tersebut kembali normal seperti sedia kala.

Pantauan di lokasi, dua pintu gerbang Puskesmas Bandar Kedungmulyo telah terbuka. Pelayanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama ini kembali normal. Terlihat sejumlah warga datang ke puskesmas untuk berobat.

Sayangnya, Kepala Puskesmas Bandar Kedungmulyo dr Nanik Purbawati tidak ada di kantornya saat wartawan ingin mengkonfirmasi ihwal penggembokan pintu gerbang puskesmas. Sejumlah staf menyebut dr Nanik tidak masuk kerja karena sakit. Ia juga tidak merespons saat wartawan menghubunginya melalui telepon maupun pesan WhatsApp.

Kepala Desa Bandar Kedungmulyo, Jombang Zainal Arifin mengatakan, pintu gerbang Puskesmas Bandar Kedungmulyo yang ia gembok kembali dibuka pada Selasa (3/8) sekitar pukul 13.00 WIB. Ia dan Sekda Jombang Akhmad Jazuli membuka langsung gembok pada pintu gerbang besi tersebut.

"Intinya kami dituruti kalau tidak sinkron dengan kapus (kepala puskesmas) ya kapusnya diganti. Yang jelas semuanya terkendali, semua kades juga sepakat makanya kami buka lagi jam 1," kata Zainal kepada wartawan, Rabu (4/8/2021).

Pembukaan kembali pintu gerbang, lanjut Zainal, dilakukan setelah melalui musyawarah di kantor Desa Bandar Kedungmulyo. Rundingan tersebut diikuti para kades di Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Sekda, Inspektur, BKD dan Kepala Dinas Kesehatan Jombang.

Menurut dia, Pemkab Jombang juga mengabulkan dua permintaan lainnya dari para kades. "Optimalisasi puskesmas dan kerjasama dengan lembaga terkait yakni tiga pilar dan Dinas Kesehatan, intinya akan dipantau langsung Dinkes," terangnya.

Zainal berharap, Pemkab Jombang segera mengganti Kapus Bandar Kedungmulyo dr Nanik Purbawati dengan wajah baru yang bisa bersinergi dalam menangani pandemi COVID-19.

"Harapan kami kapus yang baru bisa bersinergi dengan para kades, optimalisasi pelayanan, tindakan secepat mungkin bisa dilaksanakan karena ini masa pandemi. Harus ambil kebijakan urgent, itu yang kami harapkan," tandasnya.

Zainal menggembok pintu gerbang Puskesmas Bandar Kedungmulyo pada Selasa (3/8) pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Sehingga sejumlah pegawai puskesmas tersebut tidak bisa keluar. Menurutnya, aksi tersebut mewakili aspirasi para kades di Kecamatan Bandar Kedungmulyo yang menilai kapus tidak bisa diajak bekerjasama menangani pandemi COVID-19.

(iwd/iwd)