Suami Bunuh Diri Terjun ke Sumur Karena Depresi Istri Meninggal COVID-19

Enggran Eko Budianto - detikNews
Rabu, 04 Agu 2021 13:30 WIB
bunuh diri di jombang
Suami di Jombang bunuh diri karena depresi setelah istri meninggal COVID-19 (Foto: Dok. Polres Jombang)
Jombang -

Seorang pedagang elpiji di Kecamatan Mojowarno, Jombang bunuh diri dengan menceburkan diri ke sumur. Kakek 73 tahun ini nekat mengakhiri hidupnya karena depresi setelah istrinya meninggal akibat COVID-19.

Kapolsek Mojowarno AKP Yogas mengatakan insiden bunuh diri ini diketahui pagi tadi sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu, seorang warga datang ke kios korban untuk membeli elpiji. Namun, korban berinisial EW tidak ada di rumah maupun kiosnya.

"Anak korban dan saksi (pembeli elpiji) mencari korban menemukan sandal saja di tepi sumur. Saat melihat ke dalam sumur, mereka melihat korban sudah ada di dalamnya," kata Yogas kepada wartawan, Rabu (4/8/2021).

Putra korban lantas melapor ke Polsek Mojowarno. Polisi bersama tim dari BPBD Jombang datang ke lokasi untuk mengevakuasi jenazah EW.

Benar saja, kakek berusia 73 tahun itu sudah meninggal dunia. Tim Identifikasi Polres Jombang bersama dokter puskesmas lantas melakukan olah TKP dan memeriksa jasad EW.

"Dari pemeriksaan luar dokter Pukesmas Selorejo tidak ditemukan unsur kekerasan pada tubuh korban," terang Yogas.

Oleh sebab itu, tambah Yogas, jenazah EW langsung diserahkan ke keluarganya untuk dimakamkan. Menurut dia, keluarga korban menolak autopsi karena pedagang elpiji tersebut meninggal akibat bunuh diri.

"Keterangan anak korban sekitar tiga hari lalu korban mengalami depresi karena istrinya meninggal terpapar COVID-19 pada 31 Juli 2021," tandas Yogas.

(iwd/iwd)