Viral RSUD BDH Surabaya Digeruduk Sekelompok Orang, Ancam Bakar-Intimidasi Nakes

Amir Baihaqi - detikNews
Selasa, 03 Agu 2021 14:47 WIB
rsud bhakti dharma husada
Foto: Tangkapan layar
Surabaya -

Sejumlah orang memprotes sebuah rumah sakit di Surabaya. Mereka mengancam akan membakar rumah sakit hingga mengintimidasi nakes. Video kejadian itu viral.

Video berdurasi 2.41 menit itu memperlihatkan beberapa orang masuk ke sebuah rumah sakit. Sambil mengambil gambar, si perekam terdengar berkata sambil marah-marah.

"Kalian kurang ajar, kalian ni bisnis, saya bakar rumah sakit ini ya. Kurang ajar kalian," kata si perekam dalam video yang dilihat detikcom, Selasa (3/8/2021).

Video sempat menyorot nama rumah sakit yang ternyata adalah RSUD Bhakti Dharma Husada. Orang-orang itu kemudian masuk ke suatu ruangan

"Hei telepon media..media," kata si perekam.

Di ruangan itu ada seorang nakes berseragam hijau sedang duduk di depan meja. Salah satu dari kelompok itu menggoyang-goyangkan layar monitor milik yang ada di atas meja. Si nakes terlihat hanya diam saja.

"Hei saya bakar rumah sakit ya, saya masuk penjara, saya bertanggung jawab. Kita ini berduka, kurang ajar," kata si perekam lagi.

Salah satu dari kelompok itu kemudian terlihat menampar nakes lain yang menggunakan jaket hitam. Nakes itu berusaha menutupi mukanya. Nakes itu kemudian dijambak rambutnya dan saat ditarik kepalanya membentur dinding.

Video tersebut dibingkai dalam sebuah frame. Pada bagian atas frame tertulis 'RSUD Bhakti Dharma Husada Surabaya Jawa Timur'. Pada bagian samping tertulis huruf kapital berukuran besar berwarna merah 'BISNIS COVID19'.

Dan di bawahnya tertulis keterangan 'Rata rata rumah sakit begini semua kelakuannya,,seenaknya orang yg meninggal didlm.rumah sakit di ponis Covid19.. padahal penyakit bawaan dr dulu emg sdh didetita pasien. Apkah tidak cukup gaji yang kalian terima sehingga orang meninggal pun kalin bisniskan ingat kalian itu bukan binatang kalian itu punya otak ayo jangan bertingkah seperti anjing'

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya Febria Rachmanita membenarkan kejadian yang ada di video tersebut. Namun pejabat yang akrab disapa Fenny ini tak menjelaskan lebih lanjut tentang kejadian itu.

Yang pasti Fenny mengatakan kejadian itu sudah diurus oleh polisi karena telah dilaporkan ke Polsek Benowo.

"Iya, ini sudah diproses di polsek. Karena melakukan kekerasan kepada SDM RSUD BDH," kata Febria.

Lihat juga Video: Prajurit TNI-AL Siapkan RSD Covid-19 di Surabaya

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)