Truk Tabrak Motor di Malang, Bocah 6 Tahun Tewas Terlindas

Muhammad Aminudin - detikNews
Senin, 26 Jul 2021 19:05 WIB
kecelakaan di malang
Polisi melakukan olah TKP (Foto: Dok. Unit Laka Sat Lantas Polres Malang)
Malang -

Kecelakaan maut menewaskan seorang bocah terjadi di Jalan Raya Pahlawan Timur, Tumpang, Malang. Bocah 6 tahun tersebut tewas setelah motor yang ditumpanginya tertabrak truk dan dia terlindas.

Korban tewas adalah Siska Rahma Dani. Bocah malang tersebut tewas dalam perawatannya di rumah sakit.

Kanit Laka Satlantas Polres Malang, Iptu Agus Yulianto mengatakan kecelakaan itu berawal saat korban berboncengan motor Yamaha Mio nopol N 6390 BE yang dikendarai Feni Idriani (26). Korban duduk di antara Feni dan satu penumpang lagi yakni Jinah (60).

Motor itu melaju dari barat ke timur. Tiba-tiba dari arah belakang melaju truk yang dikemudikan nopol N 8760 EH yang dikemudikan Fergia Daniska (26), warga Tumpang, Malang.

"Diduga sopir truk kurang berhati-hati dan menabrak motor dari belakang," kata Agus kepada detikcom, Senin (26/7/2021).

Tabrakan itu mengakibatkan motor terguling di atas badan jalan, sampai Feni dan Jinah terpelanting. Nahasnya, korban jatuh di kolong truk dan terlindas roda truk. Warga sekitar dan kedua keluarga korban pun langsung histeris melihat kejadian itu. Truk yang menabrak korban tersebut juga berhenti.

Masyarakat, berupaya menolong korban yang berada di bawah truk. Warga langsung melarikannya ke RS Sumber Sentosa Tumpang.

"Korban mengalami luka di kepala, meninggal dunia dalam perawatan darurat di RS Sumber Sentosa Tumpang," jelas Agus.

Sementara, Jinah maupun Feni selamat dan hanya mengalami luka lecet. Unit Laka Satlantas Polres Malang langsung mendatangi lokasi kecelakaan, setelah menerima laporan warga.

Hasil penyelidikan, kecelakaan terjadi karena kesalahan pengemudi truk. "Faktor yang mempengaruhi kecelakaan adalah kurang hati-hatinya pengemudi truk," kata Agus.

Saat ini, polisi terus melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan pengemudi truk, begitu juga Feni dan Jinah untuk menuntaskan kasus kecelakaan ini. Menurut keterangan yang dihimpun, korban baru saja duduk di bangku sekolah dasar, setelah lulus dari taman kanak-kanak.

(iwd/iwd)