PKL di Mojokerto Ditertibkan Humanis, Dapat Sembako Hingga Dagangan Diborong

Enggran Eko Budianto - detikNews
Sabtu, 24 Jul 2021 13:21 WIB
polsek mojokerto
Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto -

Polisi menggelar patroli skala besar untuk menjaga keamanan sekaligus menertibkan para PKL yang melanggar PPKM level 3 di Mojokerto. Namun, penertiban sejumlah PKL bandel kali ini dilakukan polisi dengan cara yang humanis.

Patroli skala besar juga melibatkan anggota TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Kejaksaan. Patroli yang dipimpin Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander salah satunya menyasar Jalan Gajah Mada dan Pasar Legi di Kecamatan Mojosari pada Jumat (23/7) malam.

Di rute patroli tersebut, petugas gabungan memergoki sejumlah PKL yang nekat berjualan hingga lewat pukul 21.00 WIB. Petugas gabungan memilih cara humanis untuk menertibkan para pedagang bandel tersebut.

Kapolres Mojokerto lebih dulu mengedukasi para PKL terkait perpanjangan PPKM darurat sampai 25 Juli. Saat ini, Kabupaten Mojokerto menerapkan PPKM Level 3. Namun, Satgas COVID-19 setempat melonggarkan para pedagang untuk berjualan sampai pukul 21.00 WIB dengan syarat tidak boleh makan di tempat.

Selanjutnya, Dony memberi paket sembako serta vitamin dan obat-obatan ke para PKL yang melanggar PPKM darurat sembari meminta mereka segera menutup lapaknya. Meski dengan berat hati karena dagangan belum habis, para pedagang menuruti arahan petugas.

"Kami berikan bantuan paket sembako, vitamin dan obat-obatan agar bisa untuk melawan COVID-19. Setidaknya bisa sedikit meringankan beban sekaligus rasa kecewa masyarakat yang terdampak pandemi dan PPKM darurat," kata Dony kepada wartawan di lokasi patroli.

Tiba di Pasar Legi Mojosari, petugas gabungan mendapati PKL nasi goreng yang enggan menutup lapaknya meski sudah lewat pukul 22.00 WIB. Dengan mata berkaca-kaca, pria ini memohon ke petugas agar diizinkan melanjutkan berjualan karena nasi gorengnya belum laku sama sekali.

Dony pun turun tangan memborong nasi goreng PKL tersebut. Ia lantas meminta si pedagang menutup lapaknya dan langsung pulang. Pria tersebut tak henti-hentinya berterima kasih sambil menutup lapaknya.

"Akhirnya kami memborong nasi goreng tersebut untuk kami bagikan ke seluruh anggota yang melaksanakan patroli skala besar," ujar Dony.

Dalam patroli skala besar malam ini, petugas membagikan 100 paket bantuan berisi sembako, vitamin dan obat-obatan. Selain disalurkan ke para PKL, bantuan tersebut dibagikan ke masyarakat lainnya yang juga terdampak pandemi COVID-19 dan PPKM darurat.

(iwd/iwd)