Stok Vaksin di Kota Malang Habis, Terhenti di Angka 43%

Muhammad Aminudin - detikNews
Sabtu, 24 Jul 2021 12:04 WIB
vaksinasi di kota malang
Vaksinasi di Kota Malang (Foto: Muhammad Aminudin)
Kota Malang -

Stok vaksin COVID-19 di Kota Malang habis. Pemkot Malang masih menunggu pengiriman dari Pemprov Jatim.

Wali Kota Sutiaji mengatakan stok vaksin Sinovac yang dimiliki sudah habis disuntikan kepada masyarakat. Percepatan vaksinasi dilakukan melalui fasilitas kesehatan tingkat pertama atau puskesmas. Mulai Senin sampai dengan Jumat. Sementara akhir pekan, serbuan vaksinasi dibantu oleh TNI dan Polri.

"Untuk reguler percepatan vaksinasi dilakukan di faskes-faskes, mulai Senin sampai Jumat. Sementara akhir pekan, ada serbuan vaksinasi dibantu TNI/Polri," kata Sutiaji usai meninjau vaksinasi di kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang Jalan Letjen Sutoyo, Sabtu (24/7/2021).

Sutiaji mengklaim sudah 43 persen warga tervaksin sampai pekan ini, dari target 70 persen jumlah penduduk untuk mencapai herd immunity.

Namun masalahnya, kata Sutiaji, tak semua dari 43 persen tervaksin adalah warga Kota Malang.

"Kita sudah 43 persen dari target 70 persen untuk mencapai herd immunity. Masalahnya, dari 43 persen tak semua warga Kota Malang," ungkap Sutiaji.

Menurut Sutiaji, hanya vaksinasi di fasilitas kesehatan tingkat pertama atau puskesmas yang diikuti oleh warga Kota Malang.

"Hanya di faskes yang warga Kota Malang. Tetapi kita sekarang kehabisan stok," tuturnya.

Pemerintah Kota Malang telah mengajukan penambahan vaksin kepada Pemerintah Propinsi Jawa Timur. Sutiaji mengaku, belum mengetahui pasti, kapan distribusi vaksin tambahan itu.

"Ketersediaan vaksin menipis, kita lagi minta tambahan ke pemprov. Senin datang tapi untuk dosis kedua," beber Sutiaji.

Sutiaji optimis, dengan jumlah 550 vaksinator yang dimiliki, maka percepatan vaksinasi akan bisa tercapai.

(iwd/iwd)