Pria di Kota Probolinggo Tewas Ditusuk Preman Usai Kumpul Klub Motor

M Rofiq - detikNews
Kamis, 22 Jul 2021 15:04 WIB
Pria di Kota Probolinggo tewas ditusuk preman. Peristiwa itu terjadi saat korban pulang usai acara bakar sate bersama teman klub motor.
Polisi di lokasi pria tewas ditusuk preman/Foto: Istimewa
Probolinggo -

Pria di Kota Probolinggo tewas ditusuk preman. Peristiwa itu terjadi saat korban pulang usai acara bakar sate bersama teman klub motor.

Aksi penusukan terjadi di traffic light Jalan Panglima Sudirman, Kota Probolinggo dini hari tadi. Korban yakni Hendrik (24), warga Desa Randupitu, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo.

Korban tewas setelah banyak kehabisan darah akibat mengalami lima luka tusuk. Tiga di bagian perut dan dua di kepala.

Sebelumnya, korban mengikuti acara bakar sate dengan teman-teman klub motor. Saat pulang, korban dan seorang temannya melintas di traffic light daerah pertokoan King.

Di lokasi, ada seseorang yang mengacungkan pisau lipat. Pelaku mengejar korban menggunakan motor bebek hingga terjadi duel berdarah. Usai menusuk korban, pelaku kabur.

Tim Identifikasi Satreskrim Polres Probolinggo Kota langsung melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi. Tepatnya di depan sebuah bank swasta.

Dari olah TKP, polisi mengamankan pisau lipat yang digunakan pelaku untuk menusuk korban hingga tewas. "Kita masih melakukan penyelidikan dan anggota Opsnal Satreskrim Polres Probolinggo Kota masih memburu eksekutor (penusukan) dan 2 teman lain yang ikut mengejar korban. Satu orang kita amankan," ujar Paur Humas Polres Probolinggo Kota Aipda Choirul, Kamis (22/7/2021).

Berdasarkan keterangan sekuriti bank di lokasi, awalnya terdengar suara pemuda cekcok. Saat ia mendekat, korban sudah terkapar dengan luka tusuk di perut dan kepala.

Korban lalu dilarikan ke klinik kesehatan terdekat. Namun karena sudah tidak bernyawa, akhirnya korban dibawa ke RSUD dr Mohamad Saleh.

"Dengar ada remaja cekcok mulut, saya keluar, korban sudah terkapar, dan penuh luka tusuk. Saya bersama teman korban membawa ke klinik dekat dengan lokasi kejadian, ternyata korban sudah meninggal dunia," ujar sekuriti bank, Toni.

Saksi dan teman korban juga menerangkan, pelaku penusukan memiliki ciri bertato di wajah. Pelaku merupakan preman yang mangkal di Pasar Gotong Royong, dan setiap hari mengamen di lampu merah pertigaan pertokoan King.

"Saat perjalanan pulang, tepat di pertigaan traffic light di depan pertokoan King, gerombolan preman mengacungkan pisau. Nggak dihiraukan ternyata pelaku mengejar naik motor 2 berboncengan semua. Dan di TKP pelaku sama korban adu mulut dan terjadi perkelahian. Dan korban ditusuk oleh pelaku pakai pisau lipat. Pelaku kabur dan satu teman pelaku langsung saya amankan," kata teman korban, Roni Rudianto.

(sun/bdh)