Saat Ojol di Sidoarjo Kaget Disetop Polisi, Ternyata Dapat Beras

Suparno - detikNews
Rabu, 21 Jul 2021 20:09 WIB
Banyak cara dilakukan polisi Sidoarjo untuk mempercepat penyaluran bantuan sosial, di masa PPKM Darurat. Salah satunya membagikan sembako ke pengguna jalan.
Polisi Sidoarjo mempercepat penyaluran bantuan sosial/Foto: Suparno
Sidoarjo -

Banyak cara dilakukan polisi Sidoarjo untuk mempercepat penyaluran bantuan sosial, di masa PPKM Darurat. Salah satunya membagikan sembako di jalan.

Salah seorang warga Sidoarjo yang mendapat bantuan sosial tersebut yakni Selamet Riyadi (39). Saat berbelok ke kiri masuk ke Perumahan Pondok Jati karena ada penyekatan, ia justru diberhentikan dua anggota Polantas.

"Awalnya saya kaget. Helm saya pakai. Masker juga terpasang. Kelengkapan motor beres. Eh ternyata saya malah diberi sembako berupa beras 5 kilogram," kata Selamet yang bekerja sebagai ojek online, Rabu (21/7/2021).

Tidak hanya ojek online, penarik becak yang melintas juga mendapat bantuan sembako tersebut. Kasat Lantas Polresta Sidoarjo Kompol Wikha Ardilestanto mengatakan, kegiatan tersebut digelar setiap hari selama PPKM Darurat, yang diperpanjang hingga 25 Juli 2021.

"Program bantuan sosial ini ditujukan kepada masyarakat yang penghasilannya berkurang selama PPKM Darurat. Ini cara kami agar bantuan segera diterima warga terdampak," kata Wikha.

Ia menjelaskan, bantuan sosial juga disalurkan dengan cara door to door ke rumah warga, oleh Bhabinkamtibmas yang tersebar di 18 polsek.

"Jadi Polri tidak hanya melakukan kegiatan pembatasan mobilitas, namun juga memberikan solusi dengan memberikan bantuan sosial untuk meringankan beban warga. Kami berharap masyarakat mematuhi protokol kesehatan agar pandemi segera berakhir, agar bisa beraktivitas seperti sedia kala," pungkas Wikha.

(sun/bdh)