Naik Turun Kasus COVID-19 di Jatim Selama PPKM Darurat

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Rabu, 21 Jul 2021 13:32 WIB
PPKM Darurat diperpanjang hingga 25 Juli 2021. Selama PPKM Darurat, kasus COVID-19 di Jawa Timur naik turun.
Data sebaran kasus COVID-19 di Jatim/Foto: Istimewa
Surabaya -

PPKM Darurat diperpanjang hingga 25 Juli 2021. Selama PPKM Darurat, kasus COVID-19 di Jawa Timur naik turun.

Pada awal PPKM Darurat yakni 3 Juli 2021, zona merah COVID-19 di Jatim ada di tiga kabupaten/kota. Yakni di Bondowoso, Banyuwangi dan Kota Madiun. Lalu, pada 20 Juli 2020, zona merah ada di 33 dari 38 kabupaten/kota di Jatim.

"Berdasarkan penilaian mingguan dari Gugus Tugas COVID-19 pusat. Berdasarkan 15 indikator didapatkan Jawa Timur pada kemarin Selasa tanggal 20 Juli 2021, didapatkan ada 33 kota atau kabupaten yang masuk zona merah dan 5 kota atau kabupaten masuk zona oranye. Penilaian tersebut berdasarkan 15 indikator epidemiologi yang dihitung secara mingguan," kata Jubir Satgas COVID-19 Jatim Dr Makhyan Jibril di Surabaya, Rabu (21/7/2021).

Lalu, pada awal PPKM Darurat tercatat tambahan kasus COVID-19 berkisar di angka 1000-an per hari. Di tengah PPKM, tambahan kasusnya naik hingga memecahkan rekor yakni mencapai 8.000-an kasus dalam sehari. Namun dalam pekan ini, tambahan kasus rata-rata 5.000-an per hari.

Jibril mengatakan, kasus COVID-19 di Jatim mengalami kenaikan cukup signifikan karena ada kenaikan sampel yang diperiksa. "Memang dalam satu minggu terakhir ini, kasus di Jatim naik cukup signifikan. Karena kita juga tahu sampel yang kita periksa naik banget sampai 3 kali lipat," imbuhnya.

Di kesempatan yang sama, Jibril berharap perpanjangan PPKM Darurat bisa menurunkan angka penambahan kasus COVID-19 di Jawa Timur. Jibril mengatakan dalam beberapa hari terakhir, penambahan kasus mulai menurun jika dibandingkan dengan penambahan kasus pada 14 Juli 2021 yang sebanyak 8.230 kasus.

"Karena kalau dilihat day by day, kasus tanggal 14 Juli di Jatim masih sekitar 8.230, terus dalam beberapa hari terakhir sudah di angka 4.000 sampai 5.000. Semoga penurunan ini bisa konsisten dan PPKM Darurat ini bisa memutus rantai penyebaran COVID-19 di Jawa Timur," harapnya.

Berikut data penambahan kasus COVID-19 di Jatim Selama PPKM Darurat:

1. Sabtu, 3 Juli 2021
Positif: 1.439
Sembuh: 760
Meninggal: 96
Kasus aktif: 9.698

2. Minggu, 4 Juli 2021
Positif: 1.468
Sembuh: 801
Meninggal: 101
Kasus aktif: 10.264

3. Senin, 5 Juli 2021
Positif: 1.543
Sembuh: 987
Meninggal: 118
Kasus aktif: 10.702

4. Selasa, 6 Juli 2021
Positif: 1.808
Sembuh: 1.192
Meninggal: 132
Kasus aktif: 11.186

5. Rabu, 7 Juli 2021
Positif: 2.548
Sembuh: 1.173
Meninggal: 178
Kasus aktif: 12.383

6. Kamis, 8 Juli 2021
Positif: 2.551
Sembuh: 1.446
Meninggal: 194
Kasus aktif: 13.294

7. Jumat, 9 Juli 2021
Positif: 2.530
Sembuh: 1.943
Meninggal: 218
Kasus aktif: 13.663

8. Sabtu, 10 Juli 2021
Positif: 2.237
Sembuh: 1.391
Meninggal: 223
Kasus aktif: 14.286

9. Minggu, 11 Juli 2021
Positif: 2.419
Sembuh: 1.614
Meninggal: 291
Kasus aktif: 14.800

10. Senin, 12 Juli 2021
Positif: 2.742
Sembuh: 1.669
Meninggal: 171
Kasus aktif: 15.702

11. Selasa, 13 Juli 2021
Positif: 6.269
Sembuh: 2.131
Meninggal: 179
Kasus aktif: 19.662

12. Rabu, 14 Juli 2021
Positif: 7.088
Sembuh: 1.796
Meninggal: 231
Kasus aktif: 24.722

13. Kamis, 15 Juli 2021
Positif: 8.230
Sembuh: 1.935
Meninggal: 216
Kasus aktif: 30.801

14. Jumat, 16 Juli 2021
Positif: 7.832
Sembuh: 2.290
Meninggal: 332
Kasus aktif: 36.011

15. Sabtu, 17 Juli 2021
Positif: 6.920
Sembuh: 2.667
Meninggal: 263
Kasus aktif: 40.001

16. Minggu, 18 Juli 2021
Positif: 5.726
Sembuh: 2.986
Meninggal: 333
Kasus aktif: 42.408

17. Senin, 19 Juli 2021
Positif: 4.424
Sembuh: 2.869
Meninggal: 344
Kasus aktif: 43.619

18. Selasa, 20 Juli 2021
Positif: 5.654
Sembuh: 2.568
Meninggal: 268
Kasus aktif: 46.437

(sun/bdh)