PPKM Darurat 3-20 Juli, Pasien COVID di RS Surabaya Turun Tapi Tak Signifikan

Esti Widiyana - detikNews
Rabu, 21 Jul 2021 17:43 WIB
rs husada utama
RS Husada Utama Surabaya (Foto: Esti Widiyana)
Surabaya -

PPKM Darurat telah diputuskan diperpanjang hingga 25 Juli. Selama PPKM darurat 3-20 Juli, RS di Kota Surabaya sudah mengalami penurunan pasien. Meskipun turun tak signifikan, tetapi sudah berkurang 1-5%.

Seperti di RS Husada Utama (RSHU) Surabaya, selama dua pekan PPKM darurat ini pasien COVID-19 tetap banyak. Tetapi mengalami penurunan 3-5% selama PPKM Darurat ini.

"2 Minggu lebih PPKM, pasien masih banyak, tapi sudah mulai berkurang sedikit. Masih sedikit berkurangnya, 3-5%. Saat ini IGD dan ICU masih penuh," kata Dirut RSHU dr Didi Dewanto SpOG saat dihubungi detikcom, Rabu (21/7/2021).

Didi juga setuju jika PPKM ini diperpanjang. Dengan harapan nantinya pasien COVID-19 yang dirawat di RS bisa berkurang.

"Memang benar kalo PPKM darurat diperpanjang dulu. Harapannya nanti pasien COVID-19 bisa berkurang (saat PPKM diperpanjang). Yang penting mobilisasi warga dikurangi, treatment dan tracing dijalankan, pasti akan turun," jelas Didi.

Sama halnya dengan RS PHC Surabaya yang mulai mengalami penurunan 1-2% untuk BOR rawat inap COVID-19. Tingkat BOR masih cukup stabil di angka 90% ke atas.

"Normatif selama PPKM mulai 3-20 Juli 2021, sampai dengan saat ini tingkat keterisian bed RIK (BOR Covid) masih belum mengalami penurunan signifikan," kata Humas PHC Surabaya, Irfan Prayogo.

Irfan mengatakan persentase BOR dapat naik turun atau dinamis. Hal tersebut sesuai dengan beberapa kondisi, seperti pasien yang sudah sembuh, dan lainnya.

"Namun salah satu poin positifnya adalah saat ini antrean waiting list yang akan masuk IGD sudah agak menurun, meskipun belum signifikan. Artinya waktu tunggu dari Bed IGD ke RIK COVID-19 saat ini tidak sebanyak sebelum pelaksanaan PPKM. Misal sebelum PPKM waiting list di IGD ada 15-25 pasien, saat ini 5-10," jelasnya.

Sementara di RS Royal Surabaya belum ada perubahan signifikan selama dua pekan PPKM Darurat. Pasien tetap penuh, saat ini ada 30-35 pasien COVID-19.

"Di RS kami saat ini belum ada perubahan signifikan, masih tetap penuh, masih banyak yang terpaksa ditolak. Karena supply oksigen tidak aman. IGD masih ada tapi fluktuatif, ICU penuh. Kebanyakan pasien yang datang dalam keadaan berat dan butuh oksigen, kebanyakan begitu, saturasinya turun semua," kata Jubir COVID-19RSRoyalSurabaya, dr Dewa Nyoman Sutanaya.

(iwd/iwd)