33 Daerah Zona Merah COVID-19 di Jatim, Kasus Aktif Tambah 5.654 Pasien

Hilda Meilisa - detikNews
Rabu, 21 Jul 2021 11:29 WIB
Pasien COVID-19 di Jatim Tambah 5.654, Ada 2.582 Sembuh, 268 Meninggal
Foto: Tangkapan Layar
Surabaya -

Kasus positif COVID-19 di Jawa Timur masih tinggi. Data terakhir pada Selasa (20/7) malam, ada tambahan 5.654 pasien positif COVID-19 baru yang tersebar di Jatim.

Data yang dihimpun detikcom dari Satgas COVID-19 Jatim, tambahan pasien terbanyak dari Kota Surabaya ada 1.311 kasus, lalu disusul dengan 423 pasien baru asal Nganjuk, 373 dari Sidoarjo, 322 Gresik, 273 asal Kabupaten Malang, 218 Kediri, 187 Jombang, 183 Kota Malang, 167 Bangkalan, 163 Pasuruan, 158 Jember, 132 Ngawi, 118 Magetan, 105 Tuban, 104 Trenggalek, 103 Madiun.

Lalu, ada tambahan 102 pasien baru asal Bondowoso, 93 dari Banyuwangi, 87 Kota Madiun, 86 Kota Kediri, 85 Mojokerto, 82 Tulungagung, 77 Kota Blitar, 75 Situbondo, 75 Lumajang, 72 Bojonegoro, 67 Pacitan, 66 Lamongan, 64 Kota Pasuruan, 59 Probolinggo, 50 Blitar, 43 Kab. Ponorogo, 35 Sumenep, 32 Kota Probolinggo, 24 Kota Batu, 21 Kota Mojokerto, 15 Sampang, dan 4 Pamekasan.

Sementara itu, kumulatif kasus COVID-19 di Jatim ada 249.245. Sedangkan kasus aktif yang masih dirawat hingga isolasi mandiri ada 48.569. Lalu, untuk tambahan pasien COVID-19 yang sembuh ada 2.582 orang dengan kumulatif pasien sembuh ada 184.213 orang.

Tambahan pasien sembuh terbanyak ada 609 pasien dari Kota Surabaya, lalu 169 pasien dari Pacitan, 159 asal Kabupaten Kediri, 158 Nganjuk, 145 Sidoarjo, 138 Pasuruan, 118 Magetan, 79 Kota Blitar, 75 Situbondo, 68 Sumenep, 66 Jember, 56 Malang, 53 Bondowoso, 53 Bojonegoro, 52 Bangkalan, 51 Jombang, 50 Lumajang, 49 Blitar, 48 Tulungagung, 44 Tuban.

Baca juga: Daftar Aktivitas yang Punya Risiko COVID-19 Tinggi hingga Rendah

Tak hanya itu, ada pula 41 pasien sembuh dari Ngawi, 38 Banyuwangi, 36 Kota Madiun, 35 Gresik, 33 Kota Mojokerto, 27 Probolinggo, 20 Mojokerto, 19 Kota Kediri, 18 Trenggalek, 15 Kota Malang, 14 Kota Probolinggo, 10 Lamongan, 7 Kota Pasuruan, 7 Sampang, 4 Kota Batu, dan 4 dari Pamekasan.

Untuk pasien yang meninggal akibat COVID-19, ada tambahan 268 pasien. Sedangkan totalnya mencapai 16.463 pasien yang meninggal.

Tambahan pasien meninggal rinciannya 3 dari Pacitan, 5 Kota Surabaya, 3 Kediri, 18 Blitar, 16 Bondowoso, 6 Sidoarjo, 13 Jombang, 10 Situbondo, 15 Bangkalan, 12 Lumajang, 3 Kota Pasuruan, 13 Magetan, 3 Ponorogo, 5 Mojokerto, 9 Trenggalek, 29 Jember, 1 Kota Blitar, 4 Nganjuk, 5 Tulungagung, 19 Bojonegoro, 12 Probolinggo, 4 Lamongan, 10 Malang, 6 Kota Kediri, 5 Kota Madiun, 1 Kota Batu, 5 Pasuruan, 5 Gresik, 10 Tuban, 2 Ngawi, 3 Kota Probolinggo, 1 Pamekasan, dan 12 Banyuwangi.

Sementara itu, Jubir Satgas COVID-19 Jatim Dr Makhyan Jibril berharap dengan ada perpanjangan PPKM darurat, bisa menurunkan angka penambahan kasus COVID-19 di Jatim.

"Oleh karena itu dengan peningkatan kasus ini, kita harapkan perpanjangan PPKM darurat yang Insyaallah kita evaluasi sampai tanggal 26 Juli mampu menunjukkan tren penurunan," harap Jibril.

(hil/fat)