Evaluasi PPKM Darurat di Surabaya, Wali Kota Eri: Ada Penurunan

Esti Widiyana - detikNews
Rabu, 21 Jul 2021 13:09 WIB
wali kota surabaya eri cahyadi
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (Foto: Esti Widiyana)
Surabaya -

PPKM darurat diterapkan 3-20 Juli 2021. Bagaimana evaluasi PPKM darurat di Surabaya? Apakah ada penurunan kasus COVID-19?

"Dari PPPKM darurat yang dilakukan evaluasinya, memang Surabaya ada penurunan, meskipun belum signifikan, tapi sudah ada penurunan," ujar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi kepada wartawan di Balai Kota Rabu (21/7/2021).

"Penurunannya kalau saya sampaikan hari ini banyak. Secara total Surabaya sekitar 100-150 orang," tambahnya.

Eri mengatakan dengan turunnya kasus hingga 150 orang itu karena berkurangnya kegiatan bertemu. Kini pihaknya juga terus memaksimalkan penanganan dan pemutusan mata rantai penyebaran.

"Sehingga kita lakukan semaksimal mungkin. Insyaallah kalau yang sakit keluar dari keluarga, maka tidak muncul klaster keluarga, tidak muncul klaster kampung. Insyaallah sudah selesai Surabaya (dari COVID-19)," jelas Eri.

Meski sudah ada penurunan, Eri mengatakan akan terus memutus mata rantai di Surabaya. Bahkan, sepekan yang lalu, ia sudah menyampaikan di masing-masing kelurahan untuk menyediakan tempat isolasi mandiri.

"Hari ini sudah siap tempatnya semua, Jumat sudah operasional. Sehingga tidak ada lagi warga Surabaya yang satu keluarga diisolasi mandiri, kalau rumahnya tidak memenuhi syarat untuk isolasi mandiri. 1 sakit 4 negatif, jadi kita harus tarik," lanjut Eri.

Eri juga meminta kepada lurah dan camat di Surabaya untuk melakukan pendekatan kepada pasien isoman dan dalam satu tempat tinggal dengan keluarga. Sebab, dengan cara itu bisa mengurangi dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19 pada keluarga.

"Saya sampaikan Pak Lurah, Camat harus pendekatan memberikan pengertian. Karena itu yang bisa kita lakukan untuk memutus mata rantainya," pungkas Eri.

(iwd/iwd)