Jemaah Aboge di Probolinggo Gelar Salat Idul Adha, Sayang Tanpa Prokes

M Rofiq - detikNews
Rabu, 21 Jul 2021 08:26 WIB
jemaah aboge probolinggo alat idul adha
Jemaah aboge di Probolinggo gelar salat Idul Adha (Foto: M Rofiq)
Probolinggo -

Jemaah Aboge di Probolinggo mengelar salat Idul Adha hari ini. Sayangnya pelaksanaan salat ini tak menggunakan protokol kesehatan.

Dari pengamatan detikcom, Rabu (21/7/2021), di musala Al Barokah di Desa/Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, ratusan jemaah yang menggelar salat Idul Adha terlihat tak ada jarak atau physical distancing.

Saf para jemaah terlihat rapat. Terlihat juga tak ada yang mengenakan masker baik para jemaah maupun imam dan khatib. Salat sendiri berjalan khidmat dan lancar. Jemaah Aboge menggelar salat di 7 desa di 4 kecamatan di Kabupaten Probolinggo.

jemaah aboge probolinggo alat idul adhaFoto: M Rofiq

Dalam penentuan Idul Adha, jemaah Aboge ini berpedoman pada kitab Mujarobah atau kitab Jawa kuno yang jatuhnya pada hari Rabu Pon. Namun perbedaan hanya pada hari atau tanggal saja, sementara syariat dan tata cara salat sama dengan jemaah Islam lainnya. Meski berbeda waktu pelaksanaan salat, jemaah Aboge di Probolinggo tetap kompak dan rukun dengan warga sekitar.

"Kami berpedoman pada kitab Mujarobah atau kitab Jawa kuno yang selalu berbeda dengan penetapan pemerintah. Kadang berbeda sehari kadang 2 hari, namun sama rakaat dan bacaan doa-doanya dengan umat muslim di seluruh dunia," ujar salah satu tokoh Islam jemaah Aboge kyai Buri Bariyah kepada detikcom.

Kiai Buri mengatakan untuk tahun berikutnya sudah bisa ditentukan kapan jatuhnya hari raya keagamaan. Aboge sendiri diambil dari dua suku kata A dan Boge, di mana A berarti tahun Alif, sedangkan Boge berarti Rabu Wage.

Menurut Kiai Buri, perhitungan waktu dan Idul Adha tahun 2021 ini, hitungannya adalah Japatji, hitungan hari kepapat atau 4 bulan besar atau atau bulan untuk hari raya kurban, jatuh pada hari ini tepatnya Rabu Pon.

"Untuk Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah atau tahun 2021, jatuh pada Rabu Pon, pasaran 1 hari ke 4," jelas Kiai Buri.

Setelah salat Id, jemaah berdoa bersama agar wabah COVID-19 ini agar segera hilang dari muka bumi. Setelah itu jemaah langsung bermaaf-maafan di musala dan dilanjutkan ke tetangga. Jemaah kemudian lanjut dengan makan tumpeng bersama. Tumpeng itu merupakan kiriman warga dan dikumpulkan di musala. Jemaah menyembelih 1 ekor sapi dan 1 ekor kambing.

Lihat Video: Momen Wapres Ma'ruf Amin Imami Salat idul Adha di Rumah Dinas

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)