Pakar Sebut Para Kepala Daerah Juga Harus Minta Maaf Seperti Luhut

Amir Baihaqi - detikNews
Senin, 19 Jul 2021 19:01 WIB
Pakar psikologi politik Untag Surabaya Andik Matulessy
Pakar psikologi politik Andik Matulessy (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta maaf karena implementasi PPKM Darurat belum optimal. Para kepala daerah seharusnya juga dituntut untuk mengikuti sikap Luhut tersebut.

Pakar psikologi politik Andik Matulessy menilai permintaan maaf Luhut sudah selayaknya disampaikan. Apalagi situasi pandemi COVID-19 semakin tak terkendali dan terus mengalami kenaikan setiap harinya.

"Sebagai negarawan dan yang diperintahkan presiden untuk bertanggung jawab terhadap PPKM Darurat selayaknya beliau meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat luas terkait tidak terkendalinya pandemi," terang Andik kepada detikcom, Senin (19/7/2021).

"Apalagi banyak faktor yang menjadikan sulit terkendalikannya pandemi, terutama dengan munculnya berbagai varian baru dari mutasi virus," imbuh Andik.

Menurut Andik, permintaan maaf yang disampaikan Luhut sudah mewakili dalam hal ini pemerintah pusat. Sebab Luhut merupakan representasi pemerintah terkait PPKM Darurat.

"Pak Luhut ini karena sebagai representasi pemerintah terkait dengan kebijakan PPKM Darurat," tutur Andik.

"Presiden harus tetap menjaga suasana tetap kondusif dan mempertahankan optimisme bangsa dan negara," tambahnya.

Meski demikian, Andik menyebut tetap ada pihak selain Luhut yang harus meminta maaf ke masyarakat terkait penerapan PPKM Darurat dan tak terkendalinya COVID-19. Pihak itu yakni para kepala daerah.

"Benar (kepala daerah), karena teknis operasional ada di daerah masing-masing. Banyak pemimpin daerah yang lamban dalam menterjemahkan dan mengoperasionalkan kebijakan pusat terkait PPKM Darurat," ucapnya.

"Ada kelambanan mengantisipasi begitu banyaknya kebutuhan terkait layanan kesehatan, seperti RS, obat-obatan, oksigen dan sebagainya," tandas Andik.

Luhut sebelumnya meminta maaf karena belum optimalnya PPKM darurat. Luhut berjanji pemerintah akan terus bekerja keras agar laju penyebaran COVID-19 varian Delta dapat ditekan.

"Sebagai Koordinator PPKM Jawa dan Bali, dari lubuk hati yang paling dalam, saya ingin meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia jika dalam penanganan PPKM Jawa dan Bali ini masih belum optimal," kata Luhut Pandjaitan dalam konferensi pers yang disiarkan langsung lewat kanal YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (17/7).

"Saya bersama jajaran dan menteri/kepala lembaga terkait akan terus bekerja keras untuk memastikan bahwa penyebaran varian Delta ini bisa diturunkan," imbuhnya.

(iwd/iwd)