Tingginya Antusiasme Warga Ikut Vaksinasi COVID-19 di Koarmada II Surabaya

Esti Widiyana - detikNews
Minggu, 18 Jul 2021 20:24 WIB
Forkopimda Jatim meninjau vaksinasi COVID-19 di Jalajaya Koarmada II, Jalan Jakarta, Surabaya. Ada 1.200 masyarakat maritim di wilayah Perak yang divaksin.
Forkopimda Jatim meninjau vaksinasi COVID-19 di Jalajaya Koarmada II/Foto: Esti Widiyana/detikcom
Surabaya -

Forkopimda Jatim meninjau vaksinasi COVID-19 di Jalajaya Koarmada II, Jalan Jakarta, Surabaya. Ada 1.200 masyarakat maritim di wilayah Perak yang divaksin.

Vaksinasi ini untuk mendukung program pembangunan nasional. Selain itu, wilayah maritim juga dapat menjadi pintu masuknya penyebaran COVID-19, seperti kawasan pelabuhan yang menjadi sentra perekonomian Surabaya Utara. Dengan pemberian vaksin ini diharapkan dapat memberikan benteng bagi kesehatan masyarakat, sehingga roda perekonomian dapat kembali normal.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, vaksinasi COVID-19 merupakan salah satu bentuk ikhtiar, dan sinergitas. Agar dapat mencapai herd immunity yang diharapkan bisa mewujudkan kesehatan masyarakat secara lebih komprehensif.

"Maka sekarang saatnya kita mengajak kembali kepada seluruh masyarakat. Tolong tetap disiplin menjaga protokol kesehatan, tolong tetap jaga 5M. Pemerintah akan memaksimalkan 3T, testing, tracing dan treatment," kata Khofifah bersama Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, Panglima Komando Armada II (Pangkormada II) Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Minggu (18/7/2021).

Sinergitas ini, lanjut Khofifah, diharapkan dapat memberikan percepatan pada terwujudnya herd immunity. Oleh karena itu, ia bersama Forkopimda Jatim terus mensosialisasikan dan mengajak masyarakat untuk vaksinasi COVID-19.

"Saya mohon kepada kita semua bersama-sama, berseiring HUT RI ke-76 pada 17 Agustus ini, kita beri hadiah. Yaitu hadiah terindah yaitu terwujudnya herd immunity bagi seluruh warga bangsa," harapnya.

Khofifah mengatakan, saat ini vaksinasi COVID-19 di Jatim baru mencapai 23 persen dari target 70 persen pada Agustus. Hal tersebut tergantung pada dropping vaksin, semakin banyak maka akan semakin cepat masyarakat yang bisa divaksin.

"Target kalau vaksinnya cukup kita harapkan per hari bisa 300 ribu. Hari ini memang harus dibagi-bagi ke daerah-daerah lain, provinsi lain, jadi maksimalisasi tetap kita lakukan berbasis pada stok vaksin yang ada," jelasnya.

Selaku tuan rumah, Panglima Komando Armada II (Pangkormada II) Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto mengatakan, antusiasme masyarakat luar biasa. Hal ini terbukti dari target vaksinasi 1.000 orang. Namun target tersebut terlampaui, hingga 1.200 orang divaksin.

"Tadi pagi Ibu Gubernur sudah menyapa, banyak sekali yang dari Mojokerto, dari Sidoarjo dan tidak hanya dari Surabaya saja. Karena memang situasi yang ada sangat mengharuskan kita untuk melaksanakan vaksinasi COVID-19 untuk bisa melawan COVID-19 yang saat ini masih belum turun," papar Iwan.

"Insyaallah ke depan kita bisa segera menciptakan kemampuan dari masing-masing personel untuk bisa melawan COVID-19. Sehingga nanti terbebas dari COVID-19 ini," pungkasnya.

(sun/bdh)