Ribuan Napi Lapas Porong Divaksin COVID-19

Suparno - detikNews
Kamis, 15 Jul 2021 14:32 WIB
Ribuan napi Lapas Porong ikuti vaksinasi COVID-19
Ribuan napi Lapas Porong divaksin (Foto: Suparno/detikcom)
Sidoarjo -

Ribuan napi Lapas Klas I Surabaya di Porong, Sidoarjo, divaksin COVID-19. Ini sebagai upaya mendukung pemerintah mencegah penyebaran dan penularan COVID-19 di dalam lapas.

Kepala Lapas Porong Gun Gun Gunawan mengatakan, percepatan vaksinasi itu dilakukan setelah pihaknya melakukan sosialisasi ke masing-masing blok.

"Narapidana saat ini bersemangat untuk mendapatkan pemberian vaksin di aula terbuka pujasera. Untuk jenis vaksin yang diberikan hari ini yaitu vaksin sinovac," kata Gun Gun saat dikonfirmasi di Lapas Porong, Kamis (15/7/2021).

Gun Gun menjelaskan, pemberian vaksin ini sudah berlangsung pekan lalu. Dalam satu pekan, sengaja dilakukan vaksin tiga gelombang. Ini untuk memperketat penerapan protokol kesehatan.

"Untuk hari ini sudah memasuki gelombang ke-5 yang diikuti Blok A wing 4,5 dan Blok B wing 3,4,5," jelas Gun Gun.

Dia mengaku vaksin yang diberikan ke napi Lapas Porong ini menimbulkan efek samping lapar dan mengantuk.

"Lapas Kelas I Surabaya mendapatkan bantuan dosis vaksin sebanyak 2.100 dari Dinkes Kabupaten Sidoarjo. Dimungkinkan semua narapidana akan mendapat vaksin secara merata untuk tahap pertama," tukasnya.

Meski begitu ada juga beberapa narapidana yang terkendala tidak bisa mendapat vaksinasi. Salah satunya tekanan darah tinggi atau rendah dan sakit.

"Selain itu, NIK narapidana yang belum dikonfirmasikan kepada petugas dan mereka bisa mengikutinya lagi pada gelombang berikutnya," tukasnya.

Sebelum mendapat vaksin, kata dia, para napi harus mengantre mengisi formulir, skrining awal dengan petugas kesehatan, pencocokan identitas dengan petugas operator, pemberian vaksin oleh perawat dan pemberian obat.

"Dalam satu hari Lapas Kelas I Surabaya menargetkan sebanyak 200 dosis perharinya. Dan untuk WBP yang memerlukan bukti sudah melaksanakan vaksin berupa kartu vaksin bisa meminta kepada petugas operator," tandasnya.

(fat/fat)