Dimakamkan Non-Corona, Terapis Hirup Napas Pasien COVID-19 Meninggal Sakit Lambung

Enggran Eko Budianto - detikNews
Sabtu, 17 Jul 2021 17:26 WIB
Viral Terapis Tuna Rungu di Jombang Meninggal Usai Hirup Nafas Pasien Corona
Foto: Tangkapan Layar
Jombang -

Aksi Masudin (47) menghirup napas pasien COVID-19 viral di medsos setelah meninggal dunia beberapa hari lalu. Jenazah terapis pendengaran itu dimakamkan di tanah kelahirannya.

Kepala Desa Banyuarang Widjaya mengatakan Masudin meninggal di rumah pada Selasa (13/7) sekitar pukul 23.30 WIB. Jenazah terapis pendengaran itu dimakamkan di tanah kelahirannya di Desa Pucangsimo, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang, keesokan harinya.

"Riwayat sakitnya lambung, sudah lama, sejak 2018 sering ngedrop. Pemakaman normal (tanpa protokol COVID-19). Jenazah dibawa ke Pucangsimo," jelasnya saat dimintai konfirmasi wartawan, Sabtu (17/7/2021).

Widjaya meyakini Masudin meninggal bukan karena terinfeksi virus Corona. Sebab, berdasarkan hasil tracing pada Rabu (14/7) sore, istri dan anak-anak Masudin sebagai kontak erat negatif COVID-19. Hanya, Masudin meninggal tanpa sempat menjalani pemeriksaan Corona.

"Yang tanggal di rumah itu istri, pembantu, dan empat anaknya. Tiga yang dites swab antigen, istri dan dua anaknya. Hasilnya negatif semua," ungkapnya.

Selama ini Masudin terkenal karena kemampuannya yang dianggap bisa menyembuhkan pasien tunarungu. Rumahnya di Desa Banyuarang, Kecamatan Ngoro, Jombang, pun tak pernah sepi dari pasien. Kini Masudin telah pergi untuk selamanya. Ia meninggalkan seorang istri dan enam anak.

Sampai saat ini, Widjaya mengaku belum mengetahui lokasi pengambilan video yang sedang viral. Ia mengaku tidak kenal dengan KH Sami'an maupun pasien di video itu. Sehingga dia tidak bisa memastikan apakah benar pria gendut di video itu pasien COVID-19 atau bukan.

Lihat juga Video: Polisi Gerebek Spa Hotel di Taman Sari, Satu Terapis Reaktif Corona

[Gambas:Video 20detik]